JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Diam-diam, City Walk Kapten Mulyadi Jadi Lahan Parkir Liar

Diam-diam, City Walk Kapten Mulyadi Jadi Lahan Parkir Liar

196
BAGIKAN
DIGEMBOK PAKSA-Dua personil Dishubkominfo Kota Surakarta melakukan penggembokan paksa pada sejumlah mobil yang tidak mengindahkan rambu area larangan parkir di depan RS. Moewardi Surakarta, Sabtu (16/11). Joglosemar/Yuhan Perdana
DIGEMBOK PAKSA-Dua personil Dishubkominfo Kota Surakarta melakukan penggembokan paksa pada sejumlah mobil yang tidak mengindahkan rambu area larangan parkir di depan RS. Moewardi Surakarta, Sabtu (16/11).
Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO – Pemanfaatan area city walk Jalan Kapten Mulyadi Solo untuk parkir kendaraan roda empat dikeluhkan pengguna jalan. Mereka merasa dirugikan dan tidak nyaman saat berjalan di city walk Jalan Kapten Mulyadi.

Dari pantauan dilapangan sepanjang city walk Jalan Kapten Mulyadi mulai dari Perempatan Sangkrah sampai Perempatan Baturono banyak dipakai untuk parkir. Tidak hanya mobil tapi juga sepeda motor, disana memang terdapat pertokoan. Bahkan ada juga pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal, sehingga pejalan harus mengalah.

“Saat menganggu sekali banyak kendaraan yang parkir. Jadi harus mengalah karena terhalang kendaraan yang diparkir,” ujar salah satu warga,  Supriyadi, Rabu (4/2).

Menurutnya, jalur itu merupakan fasilitas publik untuk pejalan kaki. Pemkot pun diminta untuk segera menindak tegas dengan menggembok kendaraan yang parkir disini, karena memang selama ini disini luput dari pantauan petugas.

“Disini itu banyak tapi luput dasri pantauan petugas karena selama ini hanya di city walk Slamet Riyadi yang selalu dipantau. Itu kan jalur lambat khusus pejalan kaki bukan untuk parkir kendaraan,” sambungnya.

Bahkan tidak hanya dipakai untuk parkir tapi juga fasilitas yang ada pada rusak, seperti tempat duduk ataupun tempat sampah. “Banyak fasilitas yang rusak, baik itu tempat sampah yang berlubang ataupun kursi taman yang tidak ada sandarannya,” imbuhnya.

Ari Welianto