JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Diduga Duel dengan Mertuanya, Sukro pun Meregang Nyawa

Diduga Duel dengan Mertuanya, Sukro pun Meregang Nyawa

339
BAGIKAN
Ilustrasi: dok.soloblitz
Ilustrasi: dok.soloblitz

SUKOHARJO – Perselisihan antara Slamet alias Bagyo (60) dengan menantunya, Sugiyanto alias Sukro (25) berujung maut. Duel mertua dan menantu asal RT 1 RW II Desa Siwal, Kecamatan Baki itu diduga menyebabkan Sukro meregang nyawa di RSUD Dr Moewardi Surakarta.

Informasi yang dihimpun, sebelum akhirnya baku hantam, keduanya dikabarkan terlibat cekcok mulut pada Minggu (1/2) lalu sekitar pukul 11.00 dan berhasil di lerai warga setempat. Namun, sekitar pukul 13.00, dalam kedaan mabuk, Sukro kembali mendatangi mertuanya (Slamet) dengan membawa sorok (peralatan tani) sambil berteriak-teriak.

Mendengar teriakan itu, Slamet meladeni menantunya itu dengan membawa pentungan dan perkelahian tidak terhindarkan. Dalam duel itu, Slametmengalami luka di tangan akibat terkena sorok yang dibawa sang menantu (Sukro). Sang menantu dikabarkan mengalami luka di kepala akibat pukulan pentungan mertuanya. Sukro sempat dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal Selasa (3/2).

Sejauh ini, kasus tersebut masih simpang siur. Sebab, informasi lainnya, Sukro meninggal di RSUD Dr Moewardi karena sakit paru-paru yang dideritanya. Kapolsek Baki AKP M Busro, mengatakan masih menyelidiki perkara tersebut.

Sebab, sampai saat ini pihaknya tidak mendapat laporan dan warga sekitar sulit dimintai keterangan. Informasi yang diterimanya, mertua versus menantu itu sempat terlibat perkelahian. Hingga akhirnya Sukro dibawa ke RS PKU Kartasura sebelum akhirnya dirujuk ke RS Dr Moewardi Solo.

Namun, pada Selasa (3/2) korban dikabarkan meninggal. Pihaknya menyatakan masih akan mendalami kasus tersebut sebelum menetapkan tersangka.

“Informasi yang kami dengar mereka sempat cekcok namun dilerai warga. Tapi Sukro kembali lagi dan terjadi perkelahian. Korban (Sukro) sempat dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal,” terang Rabu (4/2/2015).

Sofarudin