JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Diduga Terlibat Penipuan CPNS, 3 PNS Karanganyar Diberhentikan

Diduga Terlibat Penipuan CPNS, 3 PNS Karanganyar Diberhentikan

348
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

KARANGANYAR – Tiga orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Karanganyar diberhentikan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat. Pemberhentian ketiga oknum PNS itu tak lepas dari keterlibatan mereka dalam kasus penipuan CPNS beberapa tahun lalu.

Kasus yang menjerat ketiga PNS tersebut telah ditangani aparat berwenang di Sragen dan Solo, dimana para korban melapor. Namun demikian, BKD Karanganyar menduga otak sindikat penipuan CPNS tersebut masih melenggang bebas dan belum tersentuh jeratan hukum.

“Ketiga PNS tersebut punya keterlibatan dalam kasus pencaloan CPNS pada tahun 2006 dan tahun 2012. Masing-masing seorang penjaga SD, staf di sebuah badan dan staf dinas,” ungkap Kabid Pembinaan BKD Karanganyar, Wiyono kepada wartawan, Senin (16/2/2015).

Menurut Wiyono, dalam melancarkan aksinya, ketiga PNS tersebut menjerat calon korban dengan dalih membantu melancarkan proses pengangkatan CPNS, apabila ada sejumlah uang yang disetor. Namun demikian, ada indikasi ketiganya hanya diperalat oleh oknum pejabat yang menjadi otak sindikat penipuan CPNS.

Berdasarkan penelusuran BKD, saat ini ketiganya telah mendapat status hukum tetap (incraht) dan menjalani hukuman sesuai putusan pengadilan. Pemberhentian ketiganya dari instansi pemerintah tak serta merta mempengaruhi hak diperoleh masing-masing. Sebab, mereka akan tetap mendapatkan hak pensiun.

“Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri dijatuhkan pada dua PNS pada Juni 2014. Sedangkan satu lagi pada Januari 2015 lalu,” sebut Wiyono.

Belajar dari kasus tersebut, BKD mengingatkan kepada seluruh jajaran PNS maupun pejabat lainnya agar tidak menorobos aturan hukum demi menangguk keuntungan pribadi. Demikian pula, masyarakat pun diminta agar mengesampingkan jalan pintas dan mengikuti prosedur rekruitmen CPNS sebagaimana mestinya.

“Sanksi hukum dan administratif untuk ketiganya setimpal. Dari tim pembinaan telah merekomendasikan ke Bupati agar ketiga PNS itu diberhentikan,” imbuh Kepala BKD Karanganyar, Siswanto.

Di sisi lain, BKD bakal memperketat pengawasan guna mengantisipasi penipuan serupa, melalui inspeksi mendadak. Kendali pengawasan tersebut juga dipegang oleh Bupati Juliyatmono melalui berbagai level forum rapat dinas.

“Ada 6 kelompok. Semuanya akan memantau PNS yang ada di semua lingkungan SKPD,” jelas Siswanto.

Putradi Pamungkas