JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Digertak Australia, Kejaksaaan Langsung Bangun Tiang Eksekusi Mati

Digertak Australia, Kejaksaaan Langsung Bangun Tiang Eksekusi Mati

330
BAGIKAN
Ilustrasi gantung diri.
Ilustrasi tiang eksekusi

SYDNEY– Perdana Menteri (PM) Australia Tonny Abbott menyatakan eksekusi mati terhadap warganya merupakan tindakan barbar. Tidak berapa lama, Jaksa Agung Prasetyo langsung membangun tiang eksekusi mati buat gembong narkoba, termasuk untuk 2 WN Australia.

Dalam catatan detikcom, Rabu (18/2/2015), saat ini di Nusakambangan hanya ada 5 tiang untuk eksekusi mati di sebuah lapangan terbuka. Tiang itu berfungsi untuk mengikat terpidana mati saat menghadapi regu tembak. Padahal yang akan dieksekusi mati lebih dari 10 orang.

“Lokasi di Nusakambangan agak sulit kalau dilakukan lebih dari 5 terpidana,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Tony T Spontana.

Selain membangun tiang baru, kejaksaan juga membangun ruang isolasi, sebuah ruang khusus bagi terpidana yang akan menghadapi eksekusi.

“Sel isolasi akan dilakukan penyesuaian, dibikin tembok baru sehingga semuanya siap,” ucap Tony.

Karena ada pembangunan teknis di atas, maka eksekusi mati diundur hingga tiang eksekusi dan ruang isolasi selesai.

“Pelaksanaan pemindahan itu ditunda, sedianya pemindahan akan diselesaikan pekan ini tetapi sepertinya terkendala teknis,” terang Tony

Detiknews