JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Diguyur Hujan Tanpa Henti, Beberapa Kampung di Sukoharjo Kebanjiran

Diguyur Hujan Tanpa Henti, Beberapa Kampung di Sukoharjo Kebanjiran

247
BAGIKAN
Banjir Di Klaten
Ilustrasi

SUKOHARJO – Hujan deras yang mengguyur Kota Makmur sejak Selasa (10/2) siang hingga tengah malam kembali menyebabkan banjir. Belasan rumah di dua kampung di Kecamatan Sukoharjo terendam akibat luapan air dari area persawahan dan sungai kecil di selatan kampung.

Pantauan Joglosemar, kampung Tambahrejo dan Pangen Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo masih terendam. Jalanan dan rumah di dua kampung itu masih terendam hingga, Rabu (11/2/2015) sore sekitar pukul 15.00. Di jalan-jalan utama kampung, genangan air masih diatas lutut orang dewasa.

Sementara itu, di jalan utama Sukoharjo-Tawangsari juga masih tergenang. Bahkan arus lalulintas utamanya di utara PT Sritex sempat terganggu. Dipagi hari, tidak sedikit kendaraan yang nekat menerabas genangan sempat macet akibat mesin terendam.

Sejumlah warga RT 5 RW VI, Tambahrejo menginformasikan, air mulai menggenagi pemukiman warga sejak kemarin malam. Bahkan terus meninggi hingga tengah malam ketika hujan mulai reda. Kondisi serupa kerap terjadi setiap puncak musim hujan tiba.

Menurut Diyono (65), ada belasan rumah yang tergenang air luapan dari sawah dan seungai di selatan kampung. “Semalam (kemarin) disini sampai segini (sepaha orang dewasa). Di tengah kampung yang lebih rendah bisa lebih,” kata Diyono diamini beberapa warga lainnya.

Ditambahkan warga lainnya, Prasetyo Adi (45), selain Kampung Tambahrejo, Kampung Pangen juga menjadi langganan banjir. Kampung yang bersebelahan itu selalu tergenang setiap puncak musim penghujan tiba. Menurutnya, air meski semakin surut, tapi masih ada beberapa rumah dan kos-kosan yang terendam.

“Sejak Senin (9/2) sudah mulai banjir. Jalan sudah sudah tergenang. Ditambah hujan sampai malam kemarin semakin parah. Air sampai masuk rumah-rumah dan kos. Karyawan Sritex yang kos pada numpang di kos temannya di kampung lain,” katanya

Terpisah, Komandan Kodim 0726 Letkol Inf Riyanto menginformasikan, luapan air Kali Samin kembali merendam di Dukuh Kesongo, Desa Tegalmade Kecamatan Mojolaban. Menurutnya, titik terdalam di kawasan tersebut mencapai satu meter sekitar pukul 01.00 dinihari. Tercatat ada sekitar 10 rumah warga yang terendam.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Margono menginformasikan, sekitar pukul 09.00 air sudah surut total.

“Air mulai masuk ke pemukiman warga itu sekitar pukul 00.00. Saya sendiri bersama tim di lokasi hingga sekitar pukul 03.00. Saat itu air sudah muali surut,” ujar Margono.

Sofarudin