JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Dikalahkan Sahabat 61-63, Sritex Dragons Kritisi Wasit

Dikalahkan Sahabat 61-63, Sritex Dragons Kritisi Wasit

236
BAGIKAN
Pebasket Sritex Dragon Solo Lamia Rasidi melakukan lompatan saat menghadapi Sahabat Wisma Sehati Semarang pada lanjutan lanjutan IndiHome Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia 2014-2015 Seri III Solo, Sabtu (28/02/2015). Foto: Maksum N F
Pebasket Sritex Dragon Solo Lamia Rasidi melakukan lompatan saat menghadapi Sahabat Wisma Sehati Semarang pada lanjutan lanjutan IndiHome Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia 2014-2015 Seri III Solo, Sabtu (28/02/2015). Foto: Maksum N F
SOLO – Pertarungan sengit tersaji pada Derby Jawa Tengah edisi kedua antara Sritex Dragons Solo melawan Sahabat Wisma Sehati Semarang di Sritex Arena Solo, Sabtu (28/2/2015) sore.
Dalam laga Indhihome Womens National Basketball League (WNBL) Indonesia pertama yang dihadiri ribuan penonton, Sahabat menang tipis 63-61. Kemenangan itu ditentukan lewat lay up Sinta, sepuluh detik jelang laga usai.

Sahabat yang memenangi pertemuan pertama memimpin sejak awal quater. Mengandalkan deretan pemain Timnas Indonesia seperti Rohtriasari dan Nathasa Christaline, Sahabat unggul sepanjang sepuluh menit. Namun perlawanan apik yang diperagakan Sritex Dragons membuat quater pertama hanya selihi dua poin atau 18-16 untuk keunggulan Sritex Dragons.

Quater kedua, Sahabat perlahan mulai meninggalkan perolehan poin Sritex Dragons. Bila dalam lima menit pertama mereka menambah 12 poin, lima menit berikutnya tambahan delapan poin membuat Sahabat unggul cukup jauh 38-27.

Sritex Dragons berusaha bangkit pada quater tiga. Dukungan seribuan penonton yang memadati Sritex Arena membuat semangat mereka berlipat ganda. Namun kejar mengejar angka yang sempat terjadi tetap mempertahankan keunggulan Sahabat 51-44.

Lagu seru benar-benar terjadi di quater empat. Dua lemparan Tania Rasidi jadi pemicu kejar mengejar poin kedua tim. Namun usaha untuk menipiskan ketertinggalan terhalang penampilan luar biasa Rohtriasari lewat dua lemparan three pointnya.

Perjuangan Sritex Dragons mengejar ketertinggalan semakin berat setelah Maharani foul out. Perannya pun kemudian digantikan Marjorice yang menunjukkan agresivitas mencetak poin. Selisih poin yang awalnya selalu jauh hanya berselisih 5 poin saja atau 60-55 saat pertandingan menyisakan 1 menit 37 detik.Drama mulai terjadi ketika pertandingan menyisakan 24 detik. Lemparan tiga angka Cindy Angelia membuat kedudukan sama kuat 61-61. Kedudukan imbang untuk kali pertama langsung disambut ribuan penonton yang memberi dukungan pada Sritex Dragons.

Sinta Ramadhani akhirnya menjadi penentu pertandingan. Lay up saat 10 detik jelang pertandingan usai membuat Sahabat Semarang unggul 63-61. Sebaliknya lemparan tiga angka yang coba dilakukan Cindy bisa digagalkan pemain Sahabat.

Kekalahan itu rupanya cukup menyesakkan bagi Sritex Dragons. Pelatih Pek King Dhay mengatakan pada laga kali ini timnya kalah oleh kepemimpinan wasit yang banyak dirugikan timnya. Menurutnya, tiga free throw seharusnya didapat timnya pada poin-poin krusial.

“Ini untuk pertama kali saya bicara soal wasit. Hari ini tim saya kalah oleh keputusan wasit. Banyak sekali kesalahan yang merugikan tim. Apalagi keputusan itu dibuat saat poin-poin krusial,” tutur Pek King Dhay usai laga.

Dari segi permainan, Pek King Dhay senang dengan peforma yang ditunjukkan para pemain. Para pemain mampu mengejar ketertinggalan dari quater pertama hingga pertengahan quater empat.

“Saya senang lihat fighting spirit anak-anak. Mereka punya semangat besar untuk mengejar ketertinggalan. Tapi lagi-lagi, saya kecewa pada wasit. Itu saja,” tambahnya.

Sritex Dragons masih menyisakan satu pertandingan di seri ini. Mereka akan menghadapi Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta, Minggu (1/3/2015).

Nofik Lukman Hakim