JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Dua Guru Perempuan Uber dan Ringkus Pencuri Sepeda Siswa

Dua Guru Perempuan Uber dan Ringkus Pencuri Sepeda Siswa

512
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi


SRAGEN- Teror pencurian kendaraan ternyata tidak hanya pada sepeda motor tapi juga sepda onthel. Seorang warga Kedungwuluh, Banyumas, Muxhtamar Taufik (30) nyaris dikeroyok massa setelah tertangkap basah mencuri sepeda onthel milik seorang siswa SDN 15 di Sragen Wetan, Jumat (27/2/2015) pagi.

Penangkapan berlangsung dramatis dan diwarnai aksi kejar-kejaran dengan dua guru perempuan sekolah setempat yang memergoki aksi pelaku. Pelaku akhirnya dibekuk saat sembunyi di belakang Pabrik Rokok Aroma Sukowati, Karangtengah.

Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 08.50 WIB. Sepeda yang dicuri adalam sepeda merk Wim Cycle milik salah satu siswa, Dava yang diparkir di parkiran SD tersebut.

Dua guru perempuan yang menjadi pahlawan itu masing-masing Rina Lestari (28) dan Indrawati (42). Kejadian bermula sekitar pukul 06.30 WIB, sepeda milik korban diparkir di parkiran sekolah.

Entah karena terburu-buru atau lupa, sepeda baru itu ditinggal dalam kondisi tidak dikunri. Rupanya hal itu dimanfaatkan pelaku untuk menyelinap ke dalam parkiran dan mengintai sepeda korban.

Sekira pukul 08.45 WIB, Rina, salah satu guru mendadak curiga dengan kemunculan seseorang yang masuk di tempat parkir. Tak lama kemudian, orang itu terlihat keluar membawa sepeda korban.

Karena curiga, ia langsung memberitahu bu guru Indra dan keduanya langsung melakukan pengejaran dengan menaiki sepeda motor sendiri-sendiri. Bak aksi pengejaran oleh kepolisian, keduanya berpencar mengejar dari dua jalur yang berbeda.

Meski sempat terkejar saat melaju ke arah Nglangon namun pelaku tak menyerah dan terus memacu sepeda curiannya menghindar dari kejaran. Setelah sekitar 20 menit kejar-kejaran, akhirnya pelaku menyerah dan tak berkutik saat ditangkap meringkuk bersembunyi di belakang pabrik rokok Aroma Sukowati.

Kedua guru perempuan itu langsung menginterogasi pelaku dan mengakui bahwa sepeda itu dicuri dari SD mereka. Akhirnya, keduanya langsung menggelandang dan menyerahkan pelaku ke Polsek Sragen berikut sepeda yang dicuri.

Beruntung, pelaku lolos dan diselamatkan dari amukan massa. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 2,5 juta. Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri mellaui Kasubag Humas AKP Saptiwi mengatakan saat ini pelaku dan sepeda yang dicuri sudah diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut.

Wardoyo