JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Dua Korban Tenggelam di Waduk Cengklik Belum Ditemukan

Dua Korban Tenggelam di Waduk Cengklik Belum Ditemukan

372
BAGIKAN
Waduk Cengklik
Waduk Cengklik

BOYOLALI – Dua korban pemancing yang tenggelam di Waduk Cengklik hingga saat ini belum ditemukan, Jumat (20/2/2015) sore. Operasi SAR direncanakan terus dilakukan hingga lima hari, atau hingga korban ditemukan.

Pencarian dua korban tenggelam, yakni Andri Wiranto (25) dan M Arifin (23), warga Dukuh Kalicebong, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo yang tenggelam Kamis (19/2/2015) sekitar pukul 14.00 WIB, dilakukan oleh tim gabungan SAR.

Beberapa titik yang dicurigai dilakukan penyelaman. Setidaknya ada tiga sector yang menjadi fokus pencarian, yang berada di Dukuh Alang-alangan, Desa Senting, Kecamatan Sambi. Operasi SAR tersebut didukung delapan perahu karet, belasan alat selam, kompresor, jala, serta mobil ambulance.

Kurniawan Fajar Prasetyo, SAR Mission Coordinator menyatakan, diprediksi jasad korban akan mengapung sekitar pukul 15.00 WIB. Meski demikian menurut dia, operasi SAR direncanakan berlangsung hingga lima hari jika korban belum ditemukan.“Perkiraannya jam segitu, tetapi perlu dipertimbangkan jika jasadnya tersangkut lumpur,” terang dia.

Selain itu diperkirakan antara kedua korban tersebut tidak terlalu jauh posisinya. Hanya saja kendala yang dihadapi tim SAR di antaranya karena kondisi air waduk yang keruh. Kondisi ini memaksa para penyelam hanya bisa mengandalkan rabaan tangan karena visualisasi sangat terbatas.

Selain upaya penyelaman, tim SAR juga menggunakan metode pusaran air agar jasad korban cepat naik ke permukaan. Cara ini dilakukan dengan maneuver memutar perahu karet di titik lokasi yang dicurigai.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kedua korban diketahui tenggelam saat mancing di Waduk Cengklik.

Ario Bhawono