JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Dua Narapidana Kendalikan Peredaran Narkotika dari Nusakambangan

Dua Narapidana Kendalikan Peredaran Narkotika dari Nusakambangan

205
BAGIKAN

 

ilustrasi
ilustrasi

SEMARANG  – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah membongkar jaringan pengedar narkotika jenis sabu-sabu yang dikendalikan oleh narapidana dari dalam lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan Cilacap.

“Pengendalinya dari dalam LP, pasarnya di wilayah Kota Solo dan sekitarnya,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah Komisaris Besar Sutarmono di Semarang, Senin.

Menurut dia, pengungkapan jaringan ini berawal dari penangkapan seorang kurir bernama Agung Sedayu Widiarso warga Solo.

Tersangka Agung ditangkap di dalam bus oleh petugas Badan Narkotika.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sabu-sabu seberat 297 gram yang diwadahi di sebuah kotak bedak.

“Dari pemeriksaan tersangka yang ditangkap ini diketahui pengendalian di lakukan dari dalam LP.

Dari pengembangan itu diketahui dua narapidana bernama Sartoni dan Sutrisno yang mengendalikan bisnis tersebut.

Setelah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Jawa Tengah, petugas menggeledah sel kedua narapidana itu.

“Didapati telepon seluler yang diduga digunakan untuk mengatur transaksi dan pengiriman sabu,” katanya.

Menurut dia, sabu-sabu yang dijual jaringan ini berkualitas tinggi dengan harga jual mencapai antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.

Ia menegaskan penyidikan terhadap jaringan pengedar narkotika ini masih terus dikembangkan mengingat pengungkapan peredaran sabu di wilayah Solo dan sekitarnya bukan kali pertama ini saja.

Antara | IC Senjaya