JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Enggan Tes Ketua DPC, Rudy Siap Dicoret

Enggan Tes Ketua DPC, Rudy Siap Dicoret

231
BAGIKAN
Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo | Foto: Maksum N F
Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo | Foto: Maksum N F

SOLO – FX Hadi Rudyatmo tidak menghadiri fit and propertest sebagai calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo periode 2015-2020 di Semarang, Sabtu 31 Januari lalu. Rudy pun mengaku tidak ambil pusing jika dicoret dari pencalonannya.

Rudy yang saat ini menjabat Walikota Solo mengungkapkan awalnya, DPP mengirimkan undangan tes di Semarang pada Kamis (29/1). Lantaran banyak agenda, salah satunya menerima Dirjen Cipta Karya dan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten Rano Karno, dirinya meminta tes diundur. Hasilnya, DPP memberikan kesempatan kepada dirinya untuk menjalani tes pada Sabtu (31/1).

“Saya tidak datang Sabtukemarin. Saya sudah 32 tahun di partai dan tiga kali jadi ketua DPC, lha mau dites apa lagi?” katanya, Selasa (3/2/2015).

Dalam fit and propertest tersebut, para calon akan menjawab pertanyaan seputar ideologi, loyalitas, kepemimpinan, ketokohan, dan program partai. Dirinya pun juga sudah menjalani tes itu selama tiga periode memimpin PDIP Solo.

Ditanya soal kemungkinan dicoretnya namanya dalam daftar calon ketua DPC, Rudy mengaku tidak ambil pusing. “Ya silakan kalau dikatakan mundur. Kalau ingin tetap dimasukkan dalam daftar, ya tidak apa. Terserah partai nanti mau seperti apa,” katanya lagi.

Apalagi, selama ini dirinya tidak mendaftar sebagai calon ketua partai berlambang banteng moncong putih itu. Ditekankan Rudy, namanya muncul lantaran diajukan oleh 51 pengurus Anak Ranting PDIP se-Solo.

Dia menegaskan fit and propertest hukumnya wajib dalam mengikuti proses pencalonan ketua DPC. Hanya saja, dirinya juga mengungkapkan DPC bisa juga mengeluarkan keputusan lain. “Ya terserah DPP. Sebagai kader partai, saya akan patuh,” katanya.

Di sisi lain, soal pencalonan walikota dan wawali dari PDIP, dirinya berharap bisa dilakukan di kepengurusan yang baru. Oleh karena itu, tahapan pencalonan walikota dan wawali menunggu pelantikan ketua DPC PDIP yang baru.

“Untuk calon walikota dan wawali, ya bisa diurus oleh kepengurusan yang baru. Jangan saya,” katanya lagi.

Murniati