JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hari Ini Jokowi Bertolak ke Brunei untuk Hadiri Jamuan Santap Malam

Hari Ini Jokowi Bertolak ke Brunei untuk Hadiri Jamuan Santap Malam

473
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo mendengarkan paparan Gubernur Kalbar Cornelis saat meninjau kondisi Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PLB) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu (21/1). Menurut Jokowi, saat ini kondisi fisik, gedung dan pelayanan PPLB Entikong masih tidak memadai sehingga pemerintah pusat akan melakukan rehabilitasi yang dimulai pada Maret mendatang. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang
Presiden Joko Widodo mendengarkan paparan Gubernur Kalbar Cornelis saat meninjau kondisi Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PLB) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu (21/1). Menurut Jokowi, saat ini kondisi fisik, gedung dan pelayanan PPLB Entikong masih tidak memadai sehingga pemerintah pusat akan melakukan rehabilitasi yang dimulai pada Maret mendatang. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

JAKARTA- Presiden Joko Widodo meninggalkan Kuala Lumpur untuk menuju ke Brunei Darusalam, Sabtu (7/2/2015), setelah melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari di Malaysia.

Informasi dari Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden RI di Kuala Lumpur, menyebutkan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan bertolak ke Brunei Darusalam dari Bandara Internasional Kuala Lumpur sekitar pukul 08.20 waktu setempat.

Agenda kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Brunei Darussalam antara lain menghadiri pertemuan bilateral dengan Brunei serta penandatanganan kerja sama Indonesia-Brunei di Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan.

Selain itu juga Presiden dan Ibu Negara juga dijadwalkan mengunjungi lokasi bersejarah di Brunei Darussalam dan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan bersama Sultan Brunei beserta Baginda Raja Istri Pangeran Anak Hajjah Soleha di Dewan Persantapan Diraja Istana Nurul Iman Bandar Sri Begawan.

Selanjutnya Presiden beserta rombongan antara lain akan melakukan kunjungan ke Brunei LNG dan bertemu dengan masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam.

ANTARA|Agus Salim