JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hati-Hati, Ada Talut Ambrol Lagi di Jalur Solo-Semarang

Hati-Hati, Ada Talut Ambrol Lagi di Jalur Solo-Semarang

206
BAGIKAN

 

Talut di Jalan Solo-Semarang ambrol | Foto: Joglosemar/Ario Bhawono
Talut di Jalan Solo-Semarang ambrol | Foto: Joglosemar/Ario Bhawono

BOYOLALI – Talut yang menggerus Jalan Solo- Semarang tepatnya di sebelah barat Universitas Boyolali (UNB) yang ambrol pekan kemarin belum diperbaiki. Sementara talut di sisi timur jembatan ke arah Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota atau ke kawasan perumahan warga justru ambrol.

Ambrolnya talut jalan di kedua sisi jalur Solo-Semarang tersebut cukup mengkhawatirkan dan berpotensi menggerus badan jalan. Sementara jalur tersebut cukup ramai dilintasi pengendara hingga kendaraan berat.

Guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan, jajaran Satlantas Polres Boyolali memasang rambu-rambu peringatan di bagian yang ambrol. Selain itu petugas juga memasang sejumlah drum dan batang bambu serta kayu agar pengendara tidak melintasi di dekat bagian yang  longsor.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Demianus Palulungan menegaskan perbaikan talut yang longsor itu mendesak dilakukan. Pihaknya juga menyatakan segera berkoordinasi dengan jajaran terkait seperti DPU-ESDM dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Kejadiannya sama saat talut yang dekat UNB ambrol,” kata dia,Selasa (3/2/2015).

Ambrolnya talut tersebut tentu membuat warga khawatir jika bertambah parah. Yanto (51) warga Dukuh Kebon Timun, Desa Penggung, Kecamatan Boyolali Kota mengaku khawatir  talut ambrol bakal meluas.  Apalagi menurut dia di sisi talut terdapat jurang yang cukup dalam.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Energi Sumber Daya Mineral (DPU-ESDM) Boyolali, M Qodri mengaku, talut yang longsor tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pasalnya, jalan tersebut termasuk jalan nasional. “Sudah kami koordinasikan dengan jajaran terkait untuk mengantisipasi dampak ambrolnya talut di dua tempat itu,” kata dia.

Ario Bhawono