JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hati-Hati, Pilates Bisa Jadi Faktor Risiko Kebocoran Cairan Otak

Hati-Hati, Pilates Bisa Jadi Faktor Risiko Kebocoran Cairan Otak

364
BAGIKAN

ilustrasi-otak_663_382LIZ Hurley, Gwyneth Paltrow dan Madonna merupakan beberapa selebritis yang rutin melakukan pilates untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun baru-baru ini dokter menemukan pasien yang mengalami kebocoran pada carian otak yang menyebabkan sakit kepala menyiksa.

Seorang wanita, 42 tahun yang dirawat di Rumah Sakit King College, London. Dia telah menderita sakit kepala yang bertahap dalam 4 minggu setelah mengikuti kelas pilates. Selama berada di dalam kelas wanita itu tiba-tiba merasakan tegang di sisi kiri lehernya, kemudian setelah 1 jam wanita itu merasa sakit kepala di saat berbaring. Setelah beberapa hari, kondisinya semakin buruk. Lalu dia mengunjungi dokter dan didiagnosis menderita cedera pada otot leher.

Seperti dilansir Dailymail, tulisan dokter dalam Journal of Medical Case Reports, menyebutkan tingkat keparahan sakit kepala memiliki dampakmendalam pada kemampuannya untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari. Petugas medis bingung karena tekakan nadi dan darahnya normal, dan tidak ada tanda-tanda mingitis. Tapi setelah dilakukan CT scan ternyata ada gumpalan darah di luar otak. Scan MRI juga menunjukkan adanya cairan otak yang ditemukan di lapisan luar otak.

Dokter memaparkan, di dalam scannya wanita memiliki cairan yang ada di luar urat syaraf tulang belakang, meskipun mereka tidak tahu persis letak pasti kebocorannya yang dapat menciptakan sakit kepala karena tekanan rendah pada cairan ini.

“Pasien kami merespon dengan baik secara konservatif dengan peningkatan yang signifikan dalam sakit kepala yang dialaminya, dia keluar dari rumah sakit setelah dua minggu, dan setelah sebulan scan otak menunjukkan kepalanya kembali normal, dan dia berkata sakit kepala nya telah menghilang.” Imbuhnya.

Para dokter yang menulis laporan tersebut menyimpulkan Pilates bisa menjadi faktor risiko untuk pengembangan kebocoran spontan cairan serebrospinal.

Andhika Wibisono Aji