JOGLOSEMAR.CO Berita Utama HIPMI Beber Jurus Jitu Mencari Modal

HIPMI Beber Jurus Jitu Mencari Modal

289
BAGIKAN
Ilustrasi: Maksum Nur Fauzan
Ilustrasi: Maksum Nur Fauzan

SOLO – Setelah sempat vakum selama kurang lebih satu bulan, HIPMI Solo Business Class menggeliat kembali. Wadah menimba pengetahuan tentang kewirausahaan itu kembali digelar di Sekretariat Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Solo, Jumat (27/2/2015) malam.

Fasilitator Muhammad Syamsul Hadi mengatakan Hipmi Solo Business Class kali ini mengupas tentang Alternatif akses modal yang murah dan mudah untukUsaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Dalam pemaparannya, Dia menekankan bagaimana mengakses modal baik dari lembaga keuangan dari bank maupun bank) maupun non keuangan.

“Nyari modal jangan notariil dan BI checking,” tutur Syamsul Hadi.

Dia menyarankan calon-calon pengusaha untuk mencari suntikan modal diluar system tersebut. Artinya, menghindari pinjaman modal yang mensyaratkan harus diikat notaries ataupu BI Checking. Syamsul mengatakan, lebih baik mencari modal usaha dari  mitra kerja, supliyer, ataupun calon pembeli.

“Pembeli yang membayar uang muka otomatis memberikan modal. Kalau tidak mitra kerja cari lembaga yang memberikan pinjaman yang tidak mensyaratkan harus diikat notaries dan tidak masuk BI Backing. Contohnya kalau boleh sebut merk, Pegadaian atau PKBL (Program Kemitraan  Bina Lingkungan) milik BUMN,” terangnya.

Disisi lain, Kepala Bidang (Kabid) Kerjasama BCP Hipmi Solo itu menjelaskan, Hipmi Solo Business Class tersebut merupakan ajang sharing tentang kewirausahaan. Kegiatan itu Hipmi memgeksplor pengetahuan dan ingin menularkan ilmu kewirausahan.

“Hipmi Business Class kali ini diikuti lebih dari 25 orang dari masyarakat umum. Nanti akan kita lanjutkan di kelas-kelas berikutnya dengan materi dan pemateri yang berbedam,” terangnya.

Dikatakan dalam kegiatan serupa sebelumnya, mengupas tuntas tentang bisnis property. Topik itu dibeberkan hingga tiga kali pertemuan. “Setelah itu sempat vakum sekitar satu bulan. Sebelumnya tentang properti, kedepan mudah-mudahan bisa rutin setiap jumat malam,” katanya.

Syamsul menambahkan, melihat antusias anak-anak muda yang hadir pada saat itu, menandakan minat para calon pengusaha muda Solo cukup bagus. Terlebih publikasi melalui jejaring social hanya dilaksanakan dua hari. “Hipmi ingin menekankan pengusaha muda bukan mejadi pilihan terakhir. Tapi mulai sedini mungkin kita siapkan menjadi pengusaha yang handal,” pungkasnya.

Sofarudin