JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hipotermia, Penyebab Tewasnya Bayi yang Ditemukan di Parit Boyolali

Hipotermia, Penyebab Tewasnya Bayi yang Ditemukan di Parit Boyolali

350
BAGIKAN
Ilustrasi: dok.Soloblitz
Ilustrasi: dok.Soloblitz

BOYOLALI – Warga Dukuh/Desa Sumberagung, Kecamatan Klego mendadak gempar menyusul penemuan jasad bayi berkelamin perempuan, yang ditemukan di parit RT 3/5, Kamis (12/2/2015) pagi. Belum diketahui siapa orang tua bayi yang tega membuangnya ke parit tersebut.

Kapolsek Klego AKP Agung Raharjo membenarkan kejadian penemuan mayat bayi tersebut. Hasil pemeriksaan, ungkap Kapolsek, bayi nahas tersebut diketahui baru saja dilahirkan sekitar 5-6 jam sebelum ditemukan tewas. Sedangkan penyebab kematian bayi dengan panjang 46 sentimeter dan berat 2.800 gram itu, menurut visum disebabkan hipotermia. Diduga bayi tersebut tewas karena kedinginan lantaran dibuang di parit.

Hanya saja Kapolsek menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan bayi tersebut dibuang dalam kondisi hidup atau sudah meninggal. Saat ini pihaknya masih fokus melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi-saksi.

“Usianya masih nol hari, dan penyebab kematiannya karena hipotermia. Saat ini kami terus lakukan penyelidikan,” terang Kapolsek.

Rozak (47), warga sekitar mengaku kejadian itu cukup mengagetkan warga Sumberagung. Pasalnya, sepengetahuannya saat ini tidak ada yang hamil tua di dukuhnya. Apalagi malam sebelumnya dia mengaku sempat melihat sebuah mobil Avanza berwarna putih yang tak dikenal, melintas di lokasi kejadian. Mobil tersebut tidak berhenti, tetapi berjalan pelan.

Sementara itu usai dilakukan visum, menurut Kapolsek, jasad bayi tersebut atas inisiatif kepala desa setempat kemudian dimakamkan di areal pemakaman umum setempat.

Ario Bhawono