JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Ini Dia Penyebab Rusunawa Mojosongo Tidak Segera Digunakan

Ini Dia Penyebab Rusunawa Mojosongo Tidak Segera Digunakan

322
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SOLO-Tertundanya operasional Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Mojosongo, Blok A tidak semata-mata karena ketidaksiapan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Sewa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Surakarta. Tetapi, kondisi ini juga disebabkan adanya beberapa alat berat milik kontraktor yang masih terpasang di area Rusunawa.

Padahal, jika alat berat tersebut segera dibongkar, UPTD Rumah Sewa yakin operasional Rusunawa Mojosongo juga bisa segera dimulai.

“Jadi sebenarnya semuanya sudah siap, bangunan juga sudah selesai 100 persen. Instalasi air juga sudah ada, tetapi alat berat milik kontraktor belum juga dibongkar. Seperti tower crain,” terang Kepala UPTD Rumah Sewa Toto Jayanto saat ditemui Joglosemar diruang kerjanya, Selasa (24/2/2015).

Padahal, Toto melanjutkan, untuk pembongkaran tower crain tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Tetapi, hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu yang sudah ahli dalam bidang tersebut.

Toto pun belum bisa memastikan kapan tower crain milik kontraktor akan dibongkar. Padahal, proyek senilai Rp 12,5 miliar itu sejatinya sudah rampung sejak awal tahun 2015 lalu. Dan saat ini masih masuk dalam masa pemeliharaan dan berakhir pada Juni 2015 mendatang.

“Kalau tower crain dibongkar, kan bisa dilakukan perbaikan akses jalan masuk ke Rusunawa. Karena, saat ini tower crain itu berada tepat dipintu masuk. Sementara, akses jalan juga belum memadai,” terangnya.

Berencana akan berkomunikasi dengan pihak kontraktor agar segera membongkar tower crain. Karena, dalam waktu dekat ini UPTD Rumah Sewa akan mengoperasinalkan Rusunawa Mojosongo Blok A. Mengingat, selama ini sudah banyak warga terutama yang mendaftar Rusunawa menanyakan perihal operasional Rusunawa tersebut.

Toto pun tidak mau jika warga menunggu terlalu lama. Karena, mereka merupakan warga yang membutuhkan tempat tinggal.

“Kita sudah menyeleksi para calon penghuni Rusunawa, dari total mencapai 500an pendaftar nantinya hanya akan diambil 96 penghuni ditambah 2 penghuni difabel,” terangnya.

Ari Purnomo