JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Jadi Anggota Parpol, Bambang Setyo Terancam Dipecat dari PNS

Jadi Anggota Parpol, Bambang Setyo Terancam Dipecat dari PNS

275
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SOLO Staf Bagian Administrasi Pembangunan Setda Surakarta, Bambang Setyo Budi terancam sanksi pemberhentian tidak hormat sebagai PNS. Pasalnya, dirinya sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta, Budi Suharto di sela-sela mider projo di Pucangsawit Jebres, Jumat (27/2/2015) pagi. Dia mengaku terkejut dengan pernyataan panitia penjaringan Walikota dan Wawali dari PDIP yang menyebutkan Bambang sudah mengundurkan diri sebagai PNS dan mengantongi KTA.

“Saya belum menerima surat permohonan pengunduran diri atau pensiun dini dari Bambang. Kalau pun pemberitaan di media soal Bambang sudah memiliki KTA PDIP, berarti yang bersangkutan sudah melanggar aturan dan terancam hukuman pemberhentian dengan tidak hormat,” kata dia, kemarin.

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS menegaskan PNS bersifat netral dan tidak boleh menjadi anggota partai politik. Jika melanggar, maka bisa diberikan sanksi berat yakni dipecat atau pemberhentian tidak hormat.

Hanya saja, dirinya perlu melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan mengenai hal itu. Pasalnya, hingga detik ini Sekda belum mendapatkan laporan yang jelas mengenai masalah itu.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo membenarkan jika Bambang sudah mengantongi KTA. Hanya saja, sifatnya masih sementara untuk proses pencalonan di internal partainya. “Memang sudah ada KTA sementara. Tapi itu tidak apa-apa karena sifatnya hanya sementara,” katanya.

Murniati