JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Jajal SFA, Persis Solo Matangkan Skema 4-4-2

Jajal SFA, Persis Solo Matangkan Skema 4-4-2

442
BAGIKAN
Persis Solo menggelar latihan rutin menghadapi kompetisi Divisi Utama 2015, Senin (09/02/2015) di Stadion Sriwedari Solo_Foto_Maksum N F
Persis Solo menggelar latihan rutin menghadapi kompetisi Divisi Utama 2015, Senin (09/02/2015) di Stadion Sriwedari Solo. Foto : Maksum N F

SOLO – Laga uji coba kembali digelar Persis Solo. Kali ini, skuad besutan Aris Budi Sulistyo akan menghadapi tim lokal, Solo Football Academy (SFA) di Stadion Manahan Solo, Rabu (11/2/2015) sore. Tak sekadar menguji para pelamar baru, Laskar Sambernyawa ingin mematangkan skema 4-4-2.

“Ini bagian dari variasi latihan. Kalau setiap hari saya hanya genjot lewat latihan, pemain akan jenuh. Tapi kalau disisipi uji coba lawan tim lokal, pemain bisa lebih fresh. Saya juga ingin melihat kemajuan yang dicapai kerangka tim setelah latihan fisik dan strategi,” terang Aris Budi Sulistyo saat ditemui di Mes Persis, Selasa (10/2/2015) pagi.

Dalam perjalanannya, uji coba ini merupakan yang ketiga. Sebelumnya, Persis Solo meraih dua kali kemenangan atas PS Unsa Asmi Solo 2-1 dan PS Mars 1-0.

Namun dua uji coba sebelumnya hanya difokuskan untuk menyeleksi para pelamar. Sementara laga lawan SFA besok jadi ajang perdana bagi Aris Budi memberi intruksi pada para pemainnya.

Namun Aris pun tak akan membuang kesempatan untuk memainkan 24 pemain yang bertahan hingga saat ini. Terutama dua pendatang baru pekan ini, yakni mantan pemain Persik Kediri U-21 Qoiron Sandy Tyas dan mantan pemain Persiba Balikpapan M Afif.

Selain mereka, mantan pelatih PSBI Blitar itu ingin melihat penampilan Liswanto yang hingga hari ini belum datang. Bila nantinya tak kunjung merapat ke Solo, Aris berencana mencari pemain lain di posisi bek tengah.

“Skema permainan sudah saya sisipkan selama program latihan fisik. Jadi saya akan lihat kekurangan skema pertama ini. Untuk para pelamar akan saya prioritaskan khususnya Liswanto yang katanya mau datang. Lawan tim lokal yang dominan pemain muda tentunya bukan masalah besar bagi para pelamar,” tuturnya.

Nofik Lukman Hakim