JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Jelang Eksekusi Mati Duo “Bali Nine”, Jokowi Siap Berkomunikasi dengan Abbott

Jelang Eksekusi Mati Duo “Bali Nine”, Jokowi Siap Berkomunikasi dengan Abbott

228
BAGIKAN
Ilustrasi gantung diri.
Ilustrasi hukuman mati.

JAKARTA– Jelang eksekusi mati duo Bali Nine asal Australia, Presiden Jokowi dikabarkan akan menerima telepon dari PM Australia Tony Abbott. Tetapi belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana mengenai kapan pembicaraan itu akan dilakukan.

“Tentunya saya tidak bisa mengonfirmasi akan hal tersebut, tapi interaksi terus dilakukan,” ujar Seskab Andi Widjajanto di Kantor Kepresidenan, Kompleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2015).

Meski komunikasi masih terjalin, namun tak mengubah keputusan untuk tetap melakukan eksekusi mati terhadap gembong narkoba. Eksekusi ini sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Saya tidak tahu apakah sudah atau belum (ditelepon),” imbuh Andi.

Duo Bali Nine yang akan segera berhadapan dengan regu tembak adalah Myuran Sukumuran dan Andrew Chan. Atas hukuman yang dijatuhkan bagi gembong narkoba ini PM Australia Tony Abbott berupaya melobi Presiden Jokowi untuk minta keringanan.

Bahkan Tony sempat melontarkan pernyataan yang mengungkit-ungkit bantuan Australia untuk korban bencana tsunami di Aceh tahun 2004. Meski sudah diklarifikasi oleh Menlu Australia Julie Bishop, tetapi masyarakat Indonesia terlanjur geram dengan pernyataan Abbott itu.
Detiknews