JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Jelang Imlek, Permintaan Buah Naga Meningkat

Jelang Imlek, Permintaan Buah Naga Meningkat

335
BAGIKAN
Buah Naga
Buah Naga

BOYOLALI – Menjelang perayaan Imlek, buah naga cukup dicari masyarakat. Meski produksi cukup melimpah tahun ini, namun permintaan buah tetap meningkat sehingga harga cukup stabil sesuai varietasnya.

Agus Triyono (56), petani buah naga warga Desa Tawangsari, Kecamatan Teras mengungkapkan musim panen tahun ini cukup bagus. Musim buah berlangsung sejak November kemarin hingga April mendatang.

“Hasilnya cukup bagus harga juga stabil karena permintaan meningkat,” terang dia, Minggu (1/2/2015).

Meski petani buah naga bertambah banyak sehingga produksinya pun ikut naik, namun permintaan pasar juga mengalami peningkatan. Hal ini tak lepas dari sudah memasyarakatnya buah yang dulu dikenal sebagai buah elit itu. Bahkan saat ini buah naga juga sudah banyak dijual di pasar-pasar tradisional.

Menurut Agus, dirinya khusus mengembangkan buah naga jenis super red yang tergolong memiliki harga tinggi. Setidaknya harga buah naga di tingkat petani saat ini untuk jenis super red masih mencapai Rp13 ribu-Rp15 ribu.

“Yang satu kilo isi tiga buah harganya Rp13 ribu, sedangkan yang ukuran besar yakni sekilo isi dua bisa Rp15 ribu/kg,” kata Wahyuni, pengelola kebun buah naga di Tawangsari.

Menurut Wahyuni stabilnya harga buah naga, terutama untuk jenis super red salah satunya dikarenakan jenis ini memiliki keunggulan, yakni lebih tahan lama serta semakin tua buah naga itu maka semakin tipis kulitnya. Berbeda dengan jenis merah biasa atau putih, yang kulitnya terhitung masih cukup tebal meski sudah tua dan masa layunya lebih cepat.

Sementara itu menurut Suharno, tengkulak buah naga mengatakan, permintaan buah naga di masyarakat saat ini cukup tinggi. Salah satunya menurut dia karena saat ini sudah hampir mendekati perayaan Imlek. Pihaknya memprediksi permintaan buah naga akan semakin meningkat saat Imlek nanti.

Ario Bhawono