JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Jenazah Djudjuk Dimakamkan Besok Pagi di Bonoloyo

Jenazah Djudjuk Dimakamkan Besok Pagi di Bonoloyo

369
BAGIKAN
Sejumlah pelayat memberikan penghormatan kepada Djudjuk Djuwariah Srimulat di kediamannya Gremet 04/XI Manahan Solo, Jumat (6/2/2015) malam_Foto_Maksum N F
Sejumlah pelayat memberikan penghormatan kepada Djudjuk Djuwariah Srimulat di kediamannya Gremet 04/XI Manahan Solo, Jumat (6/2/2015) malam_Foto_Maksum N F

SOLO – Sekitar pukul 21.30 WIB, jenazah Djudjuk Djuwariyah tiba di rumah duka Jalan Srigunting V/2 Manahan Solo, setelah menempuh perjalanan dari RS Panti Rapih Yogyakarta menggunakan ambulans. Keluarga mengatakan, Djujuk akan dimakamkan Sabtu (7/2/2015) siang pukul 13.00 di Pemakaman Umum Bonoloyo, di samping makam suaminya, Teguh sang pendiri grup lawak legendaris Srimulat.

Dari pengamatan Joglosemar, jenazah Djudjuk terbaring dalam peti mati warna putih dan sudah dirias.

“Iya, Mama memang mewasiatkan ingin dirias dengan pakaian kebaya dan rambut disanggul sebagaimana penampilannya di depan publik selama ini. Selain itu, juga menghendaki dimakamkan di samping Pak Teguh di Bonoloyo,” ujar Quirinto Endhi, menantu Djudjuk.

Hujan baru saja reda di Solo ketika jenazah tiba, sehingga pelayat belum banyak. Kolega seniman Djudjuk baru tampak Tarzan, Doyok, Kadir, Endah Laras.

Djudjuk Djuwarijah, lahir pada tanggal 20-3-1947 dan wafat Jumat (6/2/2015) sore ini pukul 15.10 di Yogyakarta karena penyakit kanker. Djudjuk meninggalkan 4 orang putra putri dan 8 cucu. Keempat putra putri Djudjuk yakni Eko Saputra, Ari Wibowo, Mia Pertama, dan Cintia Perdana.

Ari Kristyono