JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kakek-kakek Ditangkap, Diduga Bunuh Enam Wanita di Bandung

Kakek-kakek Ditangkap, Diduga Bunuh Enam Wanita di Bandung

186
BAGIKAN

 

ilustrasi
ilustrasi

BANDUNG – Polisi berhasil mengungkap dan menangkap seorang kakek tersangka pembunuhan berantai dan penganiayaan yang korbannya adalah wanita di beberapa daerah di Jawa Barat.

“Sejauh ini tersangka sudah mengakui melakukan pembunuhan dan penganiayaan di enam TKP (tempat kejadian perkara),” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Garut AKP Dadang Garnadi kepada wartawan, Rabu (4/2/2015).

Ia menuturkan, tersangka DS (67) ditangkap jajaran Satreskrim Polres Garut saat mencuci sepeda motor di rumahnya Kampung Cicadas Lebak, Desa Pasir Waru, Kecamatan Limbangan, Garut, Senin (2/2).

Dadang menuturkan, pemeriksaan sementara, tersangka mengaku seluruh tempat aksi kejahatannya yakni tiga daerah di Kabupaten Garut, sedangkan tiga tempat lainnya di Bandung, Cianjur, dan Sumedang.

Selain itu, kata dia, tersangka mengakui pelaku pembunuhan seorang pengamen wanita bernama Neni Nuraeni (40) warga Kecamatan Tarogong Kaler yang jasadnya dibuang ke daerah Cianjur.

Selain korban yang dibunuh, ada tiga korban lainnya yang dianiaya tersangka yakni Rina dan Enok warga Kabupaten Sumedang, dan Sopiah warga Bandung.

“Tiga korbannya meninggal setelah dianiaya, tiga lainnya yaitu Sopiah, Rina, dan Enok selamat dari perbuatan pelaku, hanya mengalami luka-luka,” katanya.

Ia menegaskan, kasus pembunuhan tersebut masih terus dikembangkan karena disinyalir masih ada ada korban lainnya yang belum terungkap.

Dadang mengimbau, kepada seluruh masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya untuk segera melaporkannya ke polisi.

“Tidak menutup kemungkinan masih ada korban lainnya dari kekejaman tersangka ini,” katanya.

Perbuatan tersangka menganiaya dan membunuh korbannya bertujuan untuk mencuri barang berharga yang dimiliki korban.

Tersangka dalam menjalankan aksinya dengan mengaku sebagai duda yang sedang mencari jodoh kemudian mengaku sebagai bandar sapi kepada wanita yang akan menjadi korbannya.

Perbuatan tersangka akhirnya terungkap setelah ada korbannya yang selamat kemudian melapor ke polisi, selanjutnya polisi memburu pelaku hingga berhasil ditangkap.

Tersangka kini mendekam di markas Polres Garut untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut dan dijerat Pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke 4E, dan ayat 3 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Antara | Feri Purnama