JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kandidat Presiden Suriname Keturunan Desa Kanding, Banyumas

Kandidat Presiden Suriname Keturunan Desa Kanding, Banyumas

812
BAGIKAN

 

suriname2BANYUMAS  – Salah seorang kandidat calon Presiden Suriname pada Pemilihan Umum yang akan digelar pada Mei 2015, Raymond Sapoen, merupakan keturunan warga Desa Kanding, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kabar tersebut pun disambut gembira oleh warga Desa Kanding, Kecamatan Somagede, Banyumas, yang ditemui wartawan saat bekerja bakti di desanya, Senin (2/2/2015).

Ketua Ketua RT 01 RW 01 Desa Kanding Haryono mengaku sempat terkejut ketika pertama kali mendengar jika ada keturunan warga Desa Kanding yang menjadi kandidat calon Presiden Suriname, yakni Raymond Sapoen.

Oleh karena itu, dia pun segera mencari kebenaran informasi tersebut dan berusaha menelusuri silsilah keluarga Raymond Sapoed di Desa Kanding.

“Saya sempat berbicara dengan warga untuk menelusuri kabar itu. Bahkan, kami ikut senang karena jika memang dia (Raymond, red.) keturunan Kanding, dia bisa membanggakan desa ini,” katanya.

Lebih lanjut, Haryono mengatakan bahwa berdasarkan hasil penelusuran, beberapa warga Kanding masih memiliki hubungan keluarga dengan Raymond Sapoen.

Dalam hal ini, kata dia, pertalian saudara itu berasal dari buyut kandidat calon Presiden Suriname itu.

“Mencari jejak keluarga Sapoen di sini memang sulit karena yang kami dengar, pertalian saudaranya dari nenek buyut Raymond Sapoen, yakni Sadem yang merupakan ibunda Sapoen atau kakek Raymond Sapoen,” katanya.

Sementara untuk keluarga kakek buyut Raymond Sapoen, yakni Samir sudah tidak diketahui keberadaannya karena banyak yang telah meninggal dunia.

Salah seorang saudara sepupu Sapoen (kakek Raymond Sapoen, red.), Radam mengatakan bahwa pada masa penjajahan Belanda, Sapoen pergi untuk bekerja di Sumatra bersama kedua orangnya, yakni Samir dan Sadem.

“Mereka tidak pernah pulang ke Kanding dan kabarnya pergi ke luar negeri tapi enggak tahu kemana. Selama masih di Kanding, Sapoen belum sempat menikah,” kata dia yang usianya selisih tiga tahun dengan Sapoen.

Kabar mengenai adanya keturunan warga Desa Kanding yang menjadi kandidat calon Presiden Suriname itu muncul dalam tulisan seorang penulis bernama Arie Grobbe berdasarkan hasil penelusurannya di tanah leluhur Raymond Sapoen.

Dalam tulisannya, Arie yang aktif di sebuah perkumpulan warga Jawa-Belanda itu menyebutkan bahwa nama Sapoen yang berangkat ke Suriname pada zaman penjajahan Belanda hanya ada dua orang, yaitu Sapoen dari Desa Kanding, Banyumas, dan Sapoen dari Desa Kedungwuluh, Purbalingga.

Akan tetapi Sapoen yang paling mirip dengan kandidat calon Presiden Suriname, Raymond Sapoen, adalah Sapoen yang dari Desa Kanding, Banyumas.

Hal itu diketahui berdasarkan foto Raymond Sapoen yang mirip dengan wajah salah seorang warga Desa Kanding, yakni Parsono, serta penuturan Radam yang juga saudara sepupu Sapoen.

“Saya ingin agar bisa menyambung tali silaturahmi antara warga Jawa yang berada di Suriname dan yang masih tersisa di sini karena mereka telah lama mereka terputus dengan tanah leluhurnya,” kata Arie saat dihubungi wartawan.

Antara | Sumarwoto