JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kantor Pemerintah di Jogja Ditanami Pohon Kelapa Gading

Kantor Pemerintah di Jogja Ditanami Pohon Kelapa Gading

754
BAGIKAN

 

kelapa gading | femina.co.id
kelapa gading | femina.co.id

JOGJA  – Seluruh kantor pemerintah di Kota Yogyakarta termasuk ruang terbuka hijau publik akan ditanami pohon kelapa gading untuk menunjukkan kekhasan tanaman yang telah ditetapkan sebagai flora identitas Yogyakarta.

“Identitas flora ini perlu diketahui luas oleh masyarakat sehingga setiap kantor pemerintahan hingga kecamatan dan kelurahan diimbau menanam kepala gading. Harapannya, tahun ini seluruh kantor sudah bisa merealisasikannya,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Sabtu (28/2/2015).

Saat ini, tanaman tersebut sudah ditanam di kompleks Balai Kota Yogyakarta, dan di sejumlah ruang terbuka hijau publik. Di kompleks Balai Kota Yogyakarta, tanaman itu baru ditanam di sekitar lapangan yang biasanya digunakan untuk kegiatan upacara.

“Mungkin saja, ada beberapa lokasi di kompleks balai kota yang masih memungkinkan untuk ditanami pohon ini. Dan bila mungkin, maka dihitung berapa kebutuhannya,” katanya.

Ia berharap, contoh yang dilakukan pemerintah daerah itu bisa diikuti oleh wilayah termasuk masyarakat dengan menanam kepala gading di lingkungannya masing-masing atau di ruang publik yang ada.

Selain kelapa gading, Kota Yogyakarta juga memiliki fauna khas yaitu Burung Tekukur atau Derkuku. Pemerintah juga berencana melepasliarkan burung tersebut di wilayah-wilayah tertentu.

“Harapannya, lingkungan Kota Yogyakarta akan semakin nyaman dengan adanya kicauan burung saat pagi hari. Kami akan menindaklanjutinya dengan aturan larangan berburu burung,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Keindahan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta Indiah Widiningsih mengatakan setiap ruang terbuka hijau publik yang ada di wilayah akan ditanami pohon kelapa gading untuk menunjukkan identitas flora khas Kota Yogyakarta.

“Setidaknya ada satu pohon kelapa gading di tiap ruang terbuka hijau. Selain kelapa gading, kami juga mengupayakan menanam tanaman yang sudah mulai jarang ditemui di Yogyakarta,” katanya.

Saat ini, di Kota Yogyakarta terdapat 35 ruang terbuka hijau publik yang tersebar di beberapa wilayah. Pada tahun ini, akan ada tambahan dua ruang terbuka hijau publik yaitu di Bausasran dan Panembahan.

Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan seluruh kelurahan, 45 kelurahan, memiliki setidaknya satu ruang terbuka hijau publik.

Antara | Eka Arifa Rusqiyati