JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kanwil Pajak Jateng Gencar Sosialisasikan e-Filling

Kanwil Pajak Jateng Gencar Sosialisasikan e-Filling

305
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SOLO – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah (Jateng) II terus berupaya meningkatkan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan melalui aplikasi e-Filling. Pasalnya, wajib pajak (WP) yang melaporkan SPT Tahunan dengan mengakses e-Filling masih minim.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan, dan Humas (P2Humas) Kanwil DJP Jateng II, Basuki Rahmat, saat ini pelaporan SPT Tahunan melalui e-Filling masih sedikit, meskipun bertambah.

“Pengakses e-Filling sebenarnya dari tahun ke tahun meningkat, tahun kemarin saja sudah ada ratusan ribu SPT Tahunan yang dilaporkan dengan e-Filling. Tapi jika dilihat dari total WP yang terdaftar, belum ada 30 persennya. Jadi masih sedikit WP yang melapor dengan e-Filling,”terangnya saat dihubungi Joglosemar, Minggu (8/2/2015).

Dengan masih minimnya WP Orang Pribadi (OP) yang mengakses e-Filling, maka dari itu, pihaknya pun kian berupaya untuk meningkatkan pelaporan SPT Tahunan melalui e-Filling. Basuki berkata, hal ini tak lepas dari target pelaporan SPT Tahunan secara nasional sebanyak dua juta SPT Tahunan.

“Saat ini dari jutaan WP yang terdaftar, mayoritas WP OP karyawan yang mengakses SPT Tahunan dengan e-Filling, baik WP baru atau lama. Sementara untuk WP badan kami masih bekerja sama dengan provider,”ujarnya.

Maka dari itu, untuk menumbuhkan pelaporan SPT Tahunan melalui e-Filling, pihaknya tak henti-hentinya bersosialisasi kepada WP yang terdaftar melalui beragam cara. Salah satunya ada dengan mengadakan Pajak Go Clean di area Car Free Day (CFD). Dipilihnya CFD agar suasana sosialisasi pajak tidak membosankan.

Selain bersosialisasi saat CFD, pihaknya juga mendekatkan diri kepada WP terdaftar dengan menggandeng komunitas atau asosiasi, memberikan beragam informasi melalui sms center, hingga mengedukasi lewat pagelaran wayang tradisi.

Sedangkan untuk calon WP yakni pelajar dan mahasiswa, pihaknya melakukan pendekatan dengan berkeliling kampus, hingga menjadi guru tamu di sekolah pada mata pelajaran ekonomi.

Paramita Sari Indah