JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Karyawati Agen Bus Jadi Korban Perampasan Motor di Siang Hari

Karyawati Agen Bus Jadi Korban Perampasan Motor di Siang Hari

462
BAGIKAN
Enam tersangka kasus pencurian motor diamankan di Polsek Laweyan, Jumat (09/01/2015). Polisi berhasil menyita sembilan barang bukti sepeda motor_Foto_Maksum N F
Enam tersangka kasus pencurian motor diamankan di Polsek Laweyan, Jumat (09/01/2015). Polisi berhasil menyita sembilan barang bukti sepeda motor_Foto_Maksum N F

SRAGEN– Aksi pelaku kejahatan dengan sasaran kendaraan bermotor semakin menjadi-jadi. Tidak hanya menyasar kendaraan yang diparkir di sawah atau di dalam rumah, kini sindikat itu sudah mulai terang-terangan menyasar sepeda motor yang dikendarai oleh perempuan di areal sepi.
Modus yang digunakan yakni dengan mengintai korban kemudian memepetnya hingga terjatuh, baru kemudian menggasak kendaraannya. Kejadian itu menimpa Sulistyowati (43) karyawati sebuah agen bus asal Dukuh Bakalan RT 21, Desa Peleman, Gemolong.
Ia menjadi korban dua pria tak dikenal yang menggasak sepeda motornya saat melintas di jalan tengah persawahan Dukuh Ploso-Jubel, desa setempat, Minggu (1/2/2015) siang sekitar pukul 13.10 WIB. Kejadian bermula ketika siang itu korban berniat berangkat ke lokasi kerjanya di agen bus Garuda di Sumberlawang.
Ia berangkat dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario AD 6548 YN warna pink. Kebetulan siang itu kondisi jalan persawahan yang dilewati korban agak sepi. Sesampai di jalur tengah sawah Dukuh Ploso, wilayah Sumberlawang mendadak ia dibuntuti oleh dua orang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor secara berboncengan.
Semula ia tidak curiga dengan kemunculan mereka. Namun ketika mulai mendekat dan terus berusaha merangsek, korban pun akhirnya mulai berusaha memacu sepeda motornya. Nahas, upayanya sia-sia karena pelaku lebih gesit dan langsung memepet serta menghentikan sepeda motor korban.
Korban yang semakin terdesak akhirnya terjatuh berikut motornya. Melihat mangsanya sudah tidak berdaya, pelaku yang ada di belakang langsung turun dari sepeda motor dan dengan cepat merampas kontak sepeda motor serta membawanya kabur.
Sementara korban yang terluka, dibiarkan terkapar di jalan tersebut sebelum kemudian ditemukan oleh warga sekitar. Setelah tertolong dan sadar, korban akhirnya baru menceritakan kejadian yang dialaminya. Ia kemudian langsung diantar melapor ke Polsek Sumberlawang. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka dan kerugian sekitar Rp 12 juta.
Kasubag Humas POlres Sragen AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Dwi Tunggal Jaladri membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Ia mengimbau kepada warga untuk semakin waspada terhadap segala bentuk kejahatan di perjalanan dengan berupaya menghindari jalur yang sepi.
Wardoyo