JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kasus Pencabulan dan Narkoba Terus Meningkat di Wonogiri

Kasus Pencabulan dan Narkoba Terus Meningkat di Wonogiri

296
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

WONOGIRI– Serangan narkoba dan ancaman tindak pencabulan mengancam anak-anak di Wonogiri. Mantan Sekjend Forum Anak Seluruh Wonogiri (Farsi) Desykharisma Citra, menghimbau para orangtua agar lebih intensif dalam mengawasi putera-puterinya.

Farsi Wonogiri mencatat, data kasus pencabulan antara tahun 2010 hingga 2014 lalu menimgkat tajam. Yakni jumlahnya lebih dari 125 kasus. Disebutkan pada tahun 2010 terjadi 20 kasus.  Tahun 2011 (33 kasus), tahun 2012 (34 kasus), tahun 2013 (20 kasus) dan tahun 2014 (24 kasus). Data tersebut, merupakan rangkuman dari pemberitaan di media masa.

“Ibarat status gunung berapi, Maraknya kasus narkoba dan pencabulan di Wonogiri ini sudah berstatus ‘Awas’. Makanya para orangtua harus lebih intensif mengawasi putera-puterinya,” ujarnya, Minggu (8/2/2015).

Sementara itu data yang dikutip Desykha dari Rutan Wonogiri, saat ini masih ada 100 lebih nara pidana yang terkait dengan kasus pencabulan dan narkoba dengan hukuman antara 1 hingga 3 tahun lebih.  Menurutnya, faktor penyebab maraknya kasus pencabulan dan narkoba lantaran kurangnya pemahaman ajaran agama dan juga dipicu factor persoalan keluarga.

“pencabulan dan narkoba ini muncul, selain karena pengaruh lingkungan,  juga factor mentalitas hubungan emosional anak dengan orangtuanya,” imbun Desy

Dijelaskanya, kurangnya penanaman budi pekerti dapat disebabkan kurangnya perhatian orang tua, terlebih bagi anak yang ditinggal merantau.  Selain itu, tindak asusila dan kenakalan anak di Wonogiri juga  erat kaitanya dengan dengan faktor ekonomi, pergaulan bebas dan gaya hidup. ” Imbasnya  karakter dan budaya bangsa hilang dari generasi penerus,” tandasnya.

Arief Setiyanto