JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kebiasaan Mencari Informasi Kesehatan di Internet Munculkan Kecemasan

Kebiasaan Mencari Informasi Kesehatan di Internet Munculkan Kecemasan

204
BAGIKAN

google ilustrasiPERNAH merasakan sakit lalu bergegas mencari informasi di Google? Kebiasaan ini agaknya banyak dilakukan orang dewasa ini di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih.

Sayangnya kebiasaan ini, justru memunculkan apa yang disebut sebagai cyberchondia, sebuah diagnosis yang menggambarkan kecemasan seseorang setelah mencari jawaban yang berkaitan dengan kesehatan mereka.  Umumnya mereka merasa cemas lantaran “mengetahui” kondisinya memburuk usai mencari jawaban di internet.

Penelitian terbaru mengungkapkan satu dari 20 pencarian informasi di Google adalah berhubungan dengan kesehatan. Google telah bekerjasama dengan tim dokter untuk mengumpulkan informasi tersebut.

“Dalam beberapa hari ke depan, ketika Anda meminta Google untuk memberikan informasi tentang kesehatan umum, anda akan mendapatkan data medis yang relevan sesuai dengan grafik pengetahuan. Kami akan menunjukkan gejala serta langkah perawatan dan rincian tentang bagaimana itu terjadi, apakah itu penting, apakah itu menular, apakah usia mempengaruhi, dan masih banyak lainnya,” tutur Manajer Produk Prem Ramaswari sebagaimana dilansir dailymail.

Namun, Google ingin menekankan hasil pencarian tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat medis. Apa yang dimasukkan hanya sekedar informasi saja dan Anda harus selalu berkonsultasi dengan pakar kesehatan.

Saat ini, informasi medis Google umumnya tidak dipercaya dalam praktek  telah melahirkan fenomena baru yang dijuluki cyberchondria, yang menggambarkan orang-orang yang takut diketahui memburuk karena mereka mencari jawaban di internet.

Andhika Wibisono Aji