JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kejari Selidiki Praktik Simpan Pinjam PNPM Gunung

Kejari Selidiki Praktik Simpan Pinjam PNPM Gunung

280
BAGIKAN

KORUPSI 2BOYOLALI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Boyolali mulai menyelidiki praktik simpan pinjam perempuan dan usaha ekonomi produktif (SPP-UEP) PNPM Desa Gunung, Kecamatan Simo yang disinyalir dikorupsi. Meski belum menetapkan tersangka, namun kasus ini menyangkut salah satu PNS istri Kades setempat.

Kajari Boyolali, Andi Murji Machfud, melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Agus Robani, menyampaikan pihaknya sudah menerima berkas dugaan korupsi di Desa Gunung dari Kasi Intelejen, Faetony Yossy Abdulah. Menurut dia, pekan depan sudah diagendakan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait kasus ini.

“Berkas sudah kami terima dan mulai pekan depan kami lakukan pemeriksaan,” ungkap Robani, Jumat (5/2/2015).

Dijelaskan Robani, secara umum sesuai laporan kasus dugaan korupsi ini terjadi setelah Desa Gunung menerima kucuran dana Rp1,9 miliar untuk program SPP-UEP mulai tahun 2011-2013. Hanya saja sejak Februari 2013, dana tersebut dihentikan karena bermasalah.

Permasalahan muncul lantaran dari pencairan Rp1,9 miliar tersebut hingga Desember 2013 muncul tunggakan Rp850 juta. Besarnya tunggakan ini disinyalir akibat adanya penyimpangan. Pasalnya diketahui terdapat beberapa penerima dana yang fiktif. Selain itu beberapa pelunasan namun dana tidak disetorkan ke UPK Simo.

Robani membenarkan salah satu yang akan diperiksa merupakan istri Kades Gunung dan berstatus sebagai PNS. Meski demikian Robani menegaskan, status yang bersangkutan masih sebagai terperiksa bukan tersangka.

“Kami masih penyelidikan dan belum ada tersangka,” tegas Robani.

Ario Bhawono