JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Keluarga TKI Korban Pembunuhan di Singapura Berharap Jenazah Dipulangkan

Keluarga TKI Korban Pembunuhan di Singapura Berharap Jenazah Dipulangkan

299
BAGIKAN

 

ilustrasi
ilustrasi

KARANGANYAR – Keluarga Ruli Widyawati (29), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang menjadi korban pembunuhan di Singapura, berharap jenazahnya segera dipulangkan ke rumah duka, RT 4, RW X, Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

“Kami berharap jenazah putrinya yang dikabarkan menjadi korban pembunuhan di Singapura, Minggu (1/2) malam, secepatnya dipulangkan ke Karanganyar untuk segera dimakamkan,” kata Sumarni, ibu kandung korban di Klodran Karanganyar, Selasa (3/2/2015).

Menurut Sumarni, dirinya sempat kaget saat dihubungi salah satu teman korban di Singapura, Senin (2/2) sekitar pukul 11.00 WIB, bahwa putrinya yang bekerja sebagai TKI sudah sekitar empat tahun tersebut meninggal dunia. Setelah itu, dari agen perusahaan putrinya bekerja di Singapura juga memberitahukan soal itu.

Namun, Sumarni, tidak mengerti secara pasti penyebab kematian putrinya yang sudah memiliki dua anak, yakni Mainaya (11) dan Sherin (6).

Menurut dia, putrinya katanya dibunuh oleh seorang pria yang diduga pacarnya Ruli. Dirinya memang pernah mendengar cerita dari putrinya bahwa dia punya teman dekat seorang pria perantau.

Pihak keluarga korban di Klodran Colomadu sudah menyiapkan kedatangan jenazah Ruli dengan memasang tenda di depan rumahnya. Rencana jenazah Ruli akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Bendungan desa setempat.

Sumarni menjelaskan bahwa putrinya semasa hidupnya orang yang dikenal sosok yang beranggung jawab. Anaknya pergi bekerja ke luar negeri sebagai TKI hanya untuk menghidupi keluarganya.

“Kami terakhir melakukan komunikasi dengan Ruli di Singapura pada hari Kamis (29/1). Dia sempat menyapa kedua anak putrinya itu,” katanya.

Menurut Kupon, mertua Ruli, Ruli dengan suaminya, yakni Yusuf Purnomo sudah jarang berkumpul. Karena putranya itu, kini merantau ke Kalimantan.

Menurut Kupon, jenazah Ruli dikabarkan akan tiba di Indonesia melalui Bandara Adi Sucipto Yoyakarta, Rabu (4/2) petang. Jenazah kemudian langsung dibawa ke rumah duka, Desa Klodran Colomadu untuk dimakamkan.

Antara | Bambang Dwi Marwoto