JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kemendag: Pakaian Impor Bekas Produk Ilegal

Kemendag: Pakaian Impor Bekas Produk Ilegal

200
BAGIKAN
Rachmat Gobel | ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Rachmat Gobel | ANTARA FOTO/Andika Wahyu

JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan pakaian impor bekas yang marak beredar di pasaran, merupakan produk ilegal. Barang itu seharusnya tidak boleh masuk ke Indonesia.

“Yang jelas, ini adalah produk impor ilegal. Sedang kami koordinasikan dengan Bea Cukai agar tidak masuk ke pasar,” kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Rachmat mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan mengatur perdagangan barang bekas untuk antardaerah, dan memberikan informasi serta pembinaan yang jelas bagi masyarakat terkait berdampak negatifnya. “Pakaian bekas berdampak negatif terhadap kesehatan,” ujar Rachmat.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangaan, Partogi Pangaribuan, menyatakan Kementerian Perdagangan juga tengah melakukan penyelidikan dan uji laboratorium terhadap pakaian bekas tersebut. “Kementerian Perdagangan sudah melakukan uji laboratorium, memang mengandung bakteri dan virus yang membahayakan konsumen kita,” ujar Partogi.

Partogi menjelaskan, barang-barang impor yang diperbolehkan masuk ke Indonesia sesungguhnya adalah barang-barang yang baru, bukan barang-barang bekas termasuk pakaian. Di mana hal tersebut juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. “Dalam waktu dekat kita bersama dengan instansi terkait akan menertibkan impor pakaian bekas yang memang itu dilarang,” ujar Partogi.

Vicki Febrianto | Antara