JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kemenhub Gunakan Sistem Online untuk Pengurusan Izin Rute Hingga Pembayaran

Kemenhub Gunakan Sistem Online untuk Pengurusan Izin Rute Hingga Pembayaran

181
BAGIKAN
Ignasius Jonan  | ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Ignasius Jonan | ANTARA FOTO/Andika Wahyu

JAKARTA – Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akan mendorong proses pembayaran dan pengurusan izin di Kementerian Perhubungan dilakukan online. Lewat pemanfaatan Teknologi Informasi, Jonan ingin pengurusan izin berlangsung secara transparan dan cepat, sehingga tidak ada kecurangan dan keruwetan.

“Di samping flight approval online, nanti izin rute dan sebagainya saya mau bayar online. Saya nggak mau banyak orang ketemu dan bolak-balik, karena nanti timbul kemacetan di ‘jalan raya’. Kalau bolak-balik di sini macet (kantor Kemenhub),” kata Jonan pada acara peluncuran aplikasi Flight Approval Online di Kemenhub, Jakarta, Senin (9/2/2015).

Lewat pemanfaatan Teknologi Informasi, Jonan juga ingin melakukan modernisasi proses dan sistem perizinan di sisi regulator. Kemenhub juga menggandeng perbankan untuk proses pembayaran di dalam pengurusan izin. Setoran tersebut nantinya masuk katagori Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

“Pertama ini merupakan upaya modernisasi proses perizinan dengan manfaatkan Teknologi Informasi. Kedua, memanfaatkan sistem perbankan yang jauh sudah ikuti perkebambangan zaman dibanding industri atau regulator yang ada saat ini,” jelasnya.

Untuk penerapan sistem Teknologi Informasi ini, Kemenhub masih memanfaatkan fasilitas teknologi milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Alasannya proses pengadaan akan berlangsung lama, jika Kemenhub membeli peralatan dan sistem informasi sesuai prosedur.

“Proses modernisasi pakai tender, nggak jadi nanti keburu saya diganti. Kita pakai yang dipunyai KAI baru diganti pelan-pelan,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo menerangkan, perizinan online diterapkan untuk mempercepat layanan kepada masyarakat. Dengan perizinan online, keandalan data bisa terekam dengan baik.

Feby Dwi Sutianto | Detik