JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kenali Gejala dan Tanda Sifilis

Kenali Gejala dan Tanda Sifilis

346
BAGIKAN

Bakteri Treponema pallidum
Bakteri Treponema pallidum

PENYAKIT raja singa atau sifilis merupakan suatu penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis dapat diklasifikasikan atas sifilis dapatan yaitu sifilis yang didapat dari kontak seksual dan sifilis kongenital yaitu sifilis yang ditularkan dari ibu ke janin. Penyakit ini bisa menular melalui hubungan seksual, baik vaginal, rektum, anal, maupun oral.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Surakarta, dr Flora Ramona S.P, MKes,SpKK mengatakan, sifilis tidak menular melalui peralatan makan, tempat dudukan toilet, knop pintu, kolam renang, dan tukar-menukar pakaian.Gejala penyakit raja singa berlangsung tiga sampai dengan empat minggu, kadang-kadang sampai 12 minggu.

“Gejala lainnya adalah timbul luka di sekitar alat kelamin. Kadang-kadang disertai pusing-pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati. Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar enam sampai 12 minggu setelah hubungan seks.Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dan seringkali penderita tidak memperhatikan hal tersebut,” terang Flora kepada Joglosemar.

Selama dua sampai tiga tahun pertama, penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa-apa, atau disebut masa laten. Setelah lima sampai dengan sepuluh tahun, penyakit sifilis timbul benjolan lunak  biasanya pada kulit kepala, kaki, lutut dan infeksi tersebut akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung.

“Pada perempuan hamil, sifilis dapat ditularkan kepada bayi yang dikandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa dan keterbelakangan mental atau sifilis kongenital,” imbuh Flora yang juga Dosen di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tersebut.

Dwi Hastuti