JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kisruh KPK-Polri, Syafii Maarif: Jokowi Harus Jadi Negarawan

Kisruh KPK-Polri, Syafii Maarif: Jokowi Harus Jadi Negarawan

230
BAGIKAN

Foto: Joglosemar/Kurniawan Arie
Foto: Joglosemar/Kurniawan Arie

SOLO – Ketua Tim 9 Ahmad Syafii Maarif atau lebih dikenal dengan Buya Syafii mengingatkan agar Presiden Joko Widodo bersikap sebagai Negarawan sejati dalam menyikapi perseteruan KPK-Polri. Dalam hal ini, Buya mengharapkan Presiden Jokowi secepatnya dapat mengambil tindakan dalam meredam konflik tersebut.

“Presiden harus bertindak cepat. Mudah-mudahan sekembalinya beliau dari lawatan ke luar negeri dapat segera berbuat sesuatu untuk bangsa. Bukan berbuat untuk golongan,” ujarnya saat ditemui wartawan, di sela kegiatannya mengisi Seminar Nasional Pra Koggres Umat Islam Ke VI, Sabtu (7/2/2015), di Auditorium Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Dikatakan Buya, salah satu kelemahan bangsa Indonesia adalah politisi yang tidak mau naik kelas menjadi negarawan. Kondisi tersebut menjadikan bangsa menjadi bangsa yang kerdil.

“Itu yang kurang, politisi kita kebanyakan tidak mau naik kelas. Mereka tidak mau jadi negarawan. Kalau negarawan yang dipikir yang jauh dan besar-besar. Seperti hak asasi manusia, tentang lingkungan yang lebih baik dan lebih adil. Sedangkan Politisi yang dipikirkan hanya pemilu-pemilu saja. Tentu saja itu sangat kerdil dan seharusnya yang kerdil kita tinggalkan saja,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait Kobggres Umat Islam ke VI, Buya berharap momentum tersebut dapat menjadikan umat Islam mampu berperan kembali dalam menegakkan keadilan dalam peradaban.

Triawati Prihatsari Purwanto