JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Klaten Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Erupsi Merapi

Klaten Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Erupsi Merapi

461
BAGIKAN

MERAPI WASPADA-Suasana Gunung Merapi yang berstatus Wapada, foto diambil dari  Dukuh Tritis, Lencoh, Selo, Boyolali, Rabu (30/4). Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
Gunung Merapi | dok.Joglosemar

KLATEN – Upaya kesiapsiagaan menghadapi ancaman erupsi Gunung Merapi terus di bangun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten dan forum sukarelawan. Kesiapan tersebut diwujudkan dalam kegiatan simulasi barak pengungsian dan memperkuat implementasi persaudaraan antardesa dalam pengelolaan pengungsi.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sri Winoto mengungkapkan upaya kesiapsiagaan menghadapi ancaman erupsi Merapi tidak boleh dilupakan meski status merapi normal. Selain itu,simulasi ini juga untuk terus mengingatkan dan menyiapkan pihak pihak terkait untuk selalu siap jika sewaktu waktu merapi meletus.

“Sukarelawan bencana di Kabupaten Klaten jumlahnya ribuan sehingga harus diatur tugas dan peran mereka sesuai bidang kemampuannya. Dalam simulai ini kami akan menata dan mengukur peran serta kemampuan relawan,”jelasnya, Kamis (5/2/2015).

Disisi lain, salah satu relawan Klaten Sukiman mengatakan, BPBD Klaten harus dapat mengembangkan konsep sister village jika nanti sewaktu waktu warga harus mengungsi saat Merapi meletus.

“ Konsep sister village sama saja dengan konsep penanggulangan bencana lewat persaudaraan desa, yakni melakukan pengungsian dengan cara menginap di rumah-rumah warga Desa yang lokasinya dianggap aman dari bahaya ancaman letusan Merapi. Hal tersebut sudah kami lakukan pada saat erupsi Merapi tahun 2010 lalu,”jelasnya.

Dani Prima