JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kompany Sebut Peluang City Rebut Gelar Terbuka Lebar

Kompany Sebut Peluang City Rebut Gelar Terbuka Lebar

204
BAGIKAN
Vincent Kompany saat melakukan selebrasi. Foto : soccer/england
Vincent Kompany saat melakukan selebrasi. Foto : soccer/england

INGGRIS – Persaingan Chelsea dan Manchaster City untuk berebut gelar juaga Liga Premier bukan kali ini saja. Sudah beberapa kali gelar liga Inggris diakhiri dengan persaingan sengit hingga akhir musim. Musim ini, drama pun akan tersaji lagi di tanah Britania Raya.

Kapten City, Vincent Kompany punya pandangan tersendiri tentang perebutan gelar dengan Chelsea. Pria asal Belgia itu meyakini mental timnya yang sudah terasah akan membuka kesempatan lebih besar untuk mengakhiri musim dengan gelar juara.

“Ini situasi yang biasa buat kami. Tertinggal lima poin di Januari? Itu bukan masalah besar,” ujar Kompany di Sky Sports.

Chelsea dan Manchester City saat ini tengah terlibat persaingan sengit menuju trofi Premier League musim ini. Usai hasil seri 1-1 di Stamford Bridge pekan lalu, Chelsea memang masih di puncak klasemen dengan 53 poin, unggu lima angka dari City di posisi kedua dan Premier League masih menyisakan 15 pekan lagi.

Kedua tim sama-sama masih akan bertemu tim-tim di peringkat tujuh besar dan diperkirakan batu sandungan akan muncul di sana. Tapi selebihnya diyakini baik Chelsea maupun City akan mampu melewatinya.

Terkait hal ini, Kompany tahu bahwa Chelsea punya kualitas skuat yang bagus untuk mewujudkan mimpi mereka meraih titel Premier League. Tapi dengan kondisi persaingan ketat seperti ini, City punya nilai plus yakni pengalaman bertarung di jalur juara hingga pekan terakhir. Faktanya dua trofi yang didapat City dalam tiga musim terakhir baru bisa dipastikan di pekan terakhir, setelah mereka sempat tertinggal cukup jauh di sepertiga akhir musim.

“Kami merasa nyaman, kami sudah sering di posisi ini sebelumnya. Kami tidak mau terlalu terbawa perasaan, kami tidak ingin terlalu percaya diri atau terlalu pasrah. Saya bahkan tidak ingat bahwa kami pernah memimpin,” lanjutnya.

“Saya tentu suka jika kami unggul 20 poin, tapi yang terjadi biarlah terjadi. Adil tentunya jika Chelsea juara dengan memenangi semua laga hingga akhir musim. Tapi bakal ada beberapa laga tricky ke depan, dan kami lebih baik di momen-momen seperti itu,” tuturnya.

Detik – M Resha