JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kompol Arsya Disebut Luka Parah, Mabes TNI: Apa Benar Separah Itu?

Kompol Arsya Disebut Luka Parah, Mabes TNI: Apa Benar Separah Itu?

270
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA– Mabes TNI menyangsikan Kompol Teuku Arsya Khadafi terluka parah karena dipukuli anggota TNI Angkatan Laut yang sedang melakukan razia di tempat dugem Bengkel Cafe, SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2) dini hari. Arsya disebut masih bisa berjalan normal saat meninggalkan markas POM AL.

“Kalau betul separah itu terjadi, saya selaku pimpinan TNI mohon maaf perbuatan anak-anak (anggota TNI AL-red) seperti itu. Tapi apakah benar separah itu?” kata Kapuspen TNI Mayjen M Fuad Basya saat dihubungi detikcom via telepon, Senin (9/2/2015).

Fuad sudah menanyakan kepada jajaran TNI AL yang ikut terlibat dalam razia gabungan di Bengkel Cafe itu. Ia tak menyangkal ada pemukulan, namun menurutnya pemukulan yang dilakukan tidak parah.

“Saya sudah tanya, dan pengakuan anak-anak (anggota TNI AL), kemarin mereka (Arsya dan Budi-red) pulang, dia juga biasa saja. Jalan kaki biasa,” ucap Fuad.

Dua perwira Polri Kompol Budi Hermanto dan Kompol Teuku Arsya Khadafi dipukuli anggota TNI AL yang tengah melakukan razia di Bengkel Cafe. Arsya disebut mengalami luka paling parah.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan, akibat peristiwa itu, Arsya diopname di rumah sakit karena luka parah. Perwira polisi yang menjabat sebagai Kanit II Subdit Jatanras Polda Metro Jaya itu menurutnya mengalami patah tulang rusuk karena diinjak-injak.

Atas insiden di Bengkel Cafe itu, Arsya Khadafi telah melaporkan anggota TNI AL ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pengeroyokan dan pencurian. Arsya mengaku cincin kawin emas bermerek Bvlgari miliknya hilang saat diborgol. Sedangkan uang jutaan rupiah miliknya hilang dari dalam tasnya yang diamankan anggota TNI AL.

Fuad juga membantah ada prajurit TNI AL yang mencuri cincin kawin emas bermerek Bvlgari atau uang jutaan rupiah milik Arsya itu. Menurutnya, barang-barang milik Arsya yang diamankan sudah dikembalikan semua dalam kondisi utuh.

detikNews|Herianto Batubara