JOGLOSEMAR.CO Komunitas Komunitas Dadi Peduli Sehat: Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Komunitas Dadi Peduli Sehat: Ajak Masyarakat Hidup Sehat

303
BAGIKAN
Senam Massal Pakai Lagu Bengawan Solo
Ilustrasi

SEJAK dirintis beberapa tahun silam, komunitas Dadi Peduli di Desa Sepat, Masaran, Sragen terus mengembangkan kreativitas dan kepeduliannya kepada masyarakat.

Setelah menyediakan layanan ambulans gratis, komunitas yang dirintis oleh Komisaris Putra Dadi Sejahtera (PDS), sebuah perusahaan multiusaha di bidang produk kerajinan tangan asal Sepat,Masaran, Budiono Rahmadi itu kini semakin berkembang dengan banyak kegiatan berorientasi sosial kemasyarakatan.

Salah satunya yang sedang digencarkan adalah Dadi Peduli Sehat dan Berbagi yang dihelat setiap hari Minggu pagi di lapangan depan kediaman Budiono. Hampir setiap akhir pekan, anggota komunitas yang digawangi oleh karyawan PDS dan warga setempat itu tak ketinggalan untuk membuat event menarik bertemakan kesehatan dan kepedulian.

Seperti yang tergambar pada Minggu (7/2/2015). Ratusan warga besar kecil dari berbagai kalangan turut memeriahkan kegiatan Dadi Peduli Sehat dan Berbagi yang dipusatkan di lapangan depan kediaman Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sragen di Sepat, Masaran tersebut. Kegiatan yang dihelat pun beraneka ragam mulai dari senam sehat bersama, atraksi hiburan sulap dan dari komunitas sepeda ekstrim hingga santunan kepada anak yatim.

“Hampir setiap Minggu pagi selalu kami adakan kegiatan seperti ini (senam sehat dan hiburan). Kalau menu yang rutin adalah senam massal yang diikuti oleh ibu-ibu dan anak-anak. Biasanya ada sekitar 200-an yang berpartisipasi. Ada yang dari warga sekitar tapi ada sebagian juga dari luar desa maupun kecamatan. Mereka malah sudah seperti anggota tetap dan setiap Minggu selalu hadir,” papar Budiono.

Menurutnya, kegiatan senam massal itu adalah bagian untuk mengampanyekan dan mengajak masyarakat agar membudayakan olahraga demi menjaga kesehatan. Sebab, di sela-sela istirahat olahraga, biasanya juga ada tim yang melakukan sosialisasi pola hidup sehat dan ancaman penyakit, seperti yang kemarin mengenai pentingnya gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah Demam Berdarah (DB) yang belakangan lagi merebak di Sragen.

Tidak hanya itu, ajakan untuk pola hidup sehat juga ditunjukkan dengan sarapan bubur bersama yang disediakan gratis oleh PDS dan Komunitas Dadi Peduli. Lantas, acara tambahan yang biasanya diisi dengan menghadirkan atraksi-atraksi unik dimaksudkan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat dan komunitas.

Wardoyo