JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kondisi Mental Terpidana Mati Asal Brasil Dikabarkan Memburuk

Kondisi Mental Terpidana Mati Asal Brasil Dikabarkan Memburuk

223
BAGIKAN
Ilustrasi gantung diri.
Ilustrasi hukuman mati

CILACAP- Keluarga Rodrigo Gularte, terpidana mati asal Brazil mengungkapkan mental Rodrigo saat ini semakin memburuk bahkan memprihatinkan. Dalam pikirannya tidak ada yang masuk akal.

“Dia selalu bercerita hal yang sangat aneh. Dalam pikirannya dia punya kapal. Dia juga mendengar suara-suara yang sedang membicarakan kucing. Semua ceritanya terdengar aneh dan tidak masuk akal,” kata sepupu Rodrigo Gularte, Marlice Gularte kepada wartawan usai menjenguk Rodrigo di LP Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2015).

Marlice datang menjenguk Rodrigo bersama ibunda Rodrigo, Clarrice Gularte dan sepupunya Angelita Muxfeldt Gularte. Hampir setiap hari mereka mengunjungi Rodrigo di LP Pasir Putih untuk memantau perkembangan mental dan psikologisnya.

Bahkan pihak keluarga sebelumnya meminta agar pemerintah Indonesia dapat memberikan perawatan agar kondisi Rodrigo bisa kembali stabil.

“Kami tidak memikirkan persoalan eksekusi. Saat ini kami masih berfokus pada persoalan kesehatan dan psikologis Rodrigo,” kata Angelita Muxfeldt Gularte sepupu Rodrigo yang mengaku sempat menemui beberapa aktivis HAM di Jakarta untuk mencari dukungan supaya saudaranya tidak di hukum mati.

Rodrigo Gularte berasal dari Curitiba Brazil dan ditahan pada tahun 2004 bersama dua warga Brazil yang menjadi kurir karena membawa masuk kokain seberat 6 ribu gram ke Indonesia dengan disembunyikan di papan seluncur.

Rodrigo divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang dan grasinya pernah ditolak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia dipindahkan dari LP Tangerang ke LP Pasir Putih di Pulau Nusakambangan, tujuh tahun silam.

detiknews