JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Koridor Jendral Sudirman Ditutup, Jalan Utama di Solo Macet Total

Koridor Jendral Sudirman Ditutup, Jalan Utama di Solo Macet Total

361
BAGIKAN

perubahan jalur jensud 1SOLO – Pemerintah kota Surakarta melalui dinas perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) menutup arus lalu lintas di koridor Jendral Sudirman (jensud) selama kurang lebih tiga jam mulai pukul 19.30 sampai dengan pukul 22.00 WIB, Sabtu (21/2/2015) malam ini.

Penutupan dilakukan karena di koridor tersebut bakal di gelar serangkaian puncak acara perayaan HUT kota Solo yang ke 270, yang diawali dengan adanya karnaval budaya mulai dari Ngarsopuro, sampai dengan Koridor Jensud.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Sri Baskoro, mengatakan, pihak dari Dishub akan mengerahkan sebanyak kurang lebih 80 personil untuk menata lalu lintas di sepanjang jalan Slamet riyadi dan Jensud, serta mengalihkan sejumlah arus yang akan masuk ke jalan tersebut.

“Dari arah utara nanti di jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di bundaran pasar Gede sudah kita lakukan penutupan , dan arus kita lewatkan ke jalan arifi, sedangkan dari arah timur dari jalan Ir, Juanda, dipertigaan loji wetan sudah kita lakukan penutupan, sedangkan dari arah selatan nanti penutupan kita lakukan di alun-alun utara, serta di jalan Slamet Riyadi, kita tutup mulai dari perempatan Novotel,” terang Sri Baskoro.

Lebih lanjut dikatakan Baskoro, tidak hanya menutup jalan untuk perayaan puncak HUT kota Solo. Pihaknya juga akan menyediakan sejumlah kantong parkir dari para pengunjung yang akan menyaksikan perayaan tersebut. Sejumlah kantorng parkir, yakni diantaranya di Singosaren, Coyudan, BCA, PGS, dan sekitarnya seperti Benteng, Telkom, Balaikota.

“Kita sudah siapkan kantong parkir bagi para pengunjung, dan nanti akan ada petugasnya masing-masing,” terangnya.

Pantauan Joglosemar, meski petugas sudah melakukan pengalihan arus, namun masih terlihat kemacetan lalu lintas di beberapa titik. Seperti yang terlihat di wilayah Jl Slamet Riyadi, Jl Yos Sudarso Nonongan, Jl Paku Buwono,  Jl Kapten Mulyadi Pasar Kliwon, dan juga perempatan Warung Pelem.

Rudi Hartono