JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kritis, Penghijauan Daerah Aliran Bengawan Solo di Wonogiri Digalakkan

Kritis, Penghijauan Daerah Aliran Bengawan Solo di Wonogiri Digalakkan

380
BAGIKAN

SIMBOLIS-Sebagian Muspika Selogiri saat menanam bibit tanaman buah secara simbolis di Desa Pare, Jumat (25/1). Joglosemar | Eko Sudarsono
Ilustrasi: dok.Joglosemar

WONOGIRI – PT Hijau Lestari I bersama PT Naga Bhuana serta pihak Indonesia Eximbank menyerahkan 20 ribu bibit sengon. Penyerahan bibit sengon dilakukan di Desa Semagar, Girimarto, Wonogiri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sri Puryono, kepada wartawan di sela -sela penanaman sengon mengatakan, penanaman pohon perlu dilakukan sebab dapat menanggulangi bencana banjir dan tanah longsor. Ia mengungkapkan sedikitnya lima daerah aliran sungai (DAS) di Jawa Tengah sangat kritis.

“Dari lima daerah aliran sungai yang kritis itu, salah satunya DAS Bengawan Solo yang bermuara ke Waduk Gajah Mungkur. Oleh karena itu, Pemprov Jateng bekerjasama dengan pihak ketiga, khususnya BUMN menggalakkan program penghijauan dan konservasi lahan,” katanya

Namun demikan Sekda Jateng itu mengatakan, budidaya sengon pada lahan kritis di Kabupaten Wonogiri tidak hanya sekadar bertujuan untuk konservasi dan rehabilitasi DAS Bengawan Solo. Penanaman pohon itu diharapkan dapat meningkatkan perekonomian petani sengon.

Sementara itu Direktur BUMN PT Hijau Lestari I, Ali Rahman  mengaku sudah lama bekerjasama dengan warga Wonogiri. “Hari ini kami menyerahkan dua puluh ribu bibit sengon, sebelumnya kami sudah pernah menyerahkan hampir satu juta batang,” ujar Ali Rahman, Kamis (5/2/2015)

Arief Setiyanto