JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kuota Trasnmigrasi untuk Warga Wonogiri Ditambah

Kuota Trasnmigrasi untuk Warga Wonogiri Ditambah

390
BAGIKAN
Ilustrasi | Joglosemar|Ario Bhawono
Ilustrasi | Joglosemar|Ario Bhawono

WONOGIRI- Kesempatan memperbaiki kesejahteraan hidup melalui program tramsmigrasi terbuka lebar. Terlebih jumlah angkatan kerja yang belum terserap keperusahaan terbilang besar.

Tahun ini kuota transmigran untuk Kabupaten Wonogiri ditambah. Tahun 2014 lalu, dari 145 KK yang lepas Disnakertrans Provinsi jawa tengah untuk trasmigrasi, Kabupaten Wonogiri hanya mendapat jatah 6 KK.

Pada program transmigrasi tahun ini, setidaknya dari sebanyak 20 KK yang diajukan pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakartrans), Kabupaten Wonogiri mendapat kuota 15 KK. “Tahun ini lebih besar dari pada tahhun lalu,” ujar Ristanti Kepala Disnakertrans Kabupaten Wonogiri, Selasa (17/2/2015)

Kendati kuota tahun ini lebih besar dari pada tahun lalu, Kepala Disnakertrans Wonogiri belum berani melakukan himbauan masif dalam menawarkan program tersebut. Sebab, penyediaan kouta ditentukan langsung oleh pusat.

“Koutanya terbatas, takutnya malah banyak yang tidak jadi berangkat. Tapi setiap kali ada program, pasti kuota terpenuhi, ini saja sudah ada 6 KK yang mencari informasi,” imbuhnya

Namun diakui program transmigrasi belum dilirik kalangan yang berusia 18 hingga 25 tahun. Padahal persyaratan usia dipatok mulai dari usia 18 tahun hingga 50 tahun. Hal itu, menurut Ristanti dipengaruhi oleh keberanian dalam mengambil segala resiko unytuk memilai hidup ditempat yang baru.

Oleh karena itu, sebelum dilepas para calon trasmigran diberi pelatihan. Pelatihan diberikan melalui Balai Pelatihan Transmigrasi di Yogyakarta dan juga Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Wonogiri. Selain itu para calon trasnmigran juga dibekali pengenalan budaya kota yang dituju. Hal itu dimaksudkan agar para calon transmigran dapat cepat beradaptasi.

Ristanti mengungkapkan, animo para calon transmigran terbilang tinggi. Katanya, rata rata peminat transmigrasi adalah warga kecamatan Puhpelem. Sementara untuk daerah yang diminati para transmigran adalah Provinsi Kalimantan tengah dan Kalimantan Utara. Provinsi Kalimantan tengah diminati lantaran banyak para transmigran asal wonogiri telah sukses dan memiliki kebun sawit. Sementara Provinsi Kalimantan Utara diminati lantaran lokasinya yang strategis.

“Kemarin kami ke kabupaten bulungan Kalimantan Utara, disana dekat dengan tarakan, lima tahun lagi pasti berkembang pesat,” ungkapnya.

Arief Setiyanto