JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kurs Rupiah Bergerak Menuju Rp 12.800 per Dolar Amerika

Kurs Rupiah Bergerak Menuju Rp 12.800 per Dolar Amerika

179
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA– Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore bergerak melemah sebesar 148 poin menjadi Rp12.870 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.722 per dolar AS.

“Rupiah anjlok menembus level Rp12.800 per dolar AS. Pergerakan rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen yang terjadi di luar negeri,” ujar Analis pasar uang PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta, Kamis (12/2/2015).

Menurut dia, sepanjang belum adanya kejelasan terkait utang Yunani, pelaku pasar uang cenderung menempatkan asetnya dalam mata uang dolar AS, kondisi itu yang menekan rupiah tertekan cukup dalam.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa masih adanya harapan positif tentang perekonomian Indonesia akan membuat mata uang rupiah berpeluang untuk kembali menguat menyusul proyeksi tingkat suku bunga acuan (BI rate) yang akan diturunkan.

“Ekspektasi pasar, Bank Indonesia akan memangkas BI rate menyusul proyeksi inflasi yang rendah, dipangkasnya BI rate akan membantu pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Sementara itu Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa imbal hasil surat utang Amerika Serikat masih kuat di level tingginya, di mana yield untuk obligasi tenor 10 tahun meningkat ke atas 2 persen sehingga secara otomatis ikut mengerek kurs dolar AS terhadap mata uang utama dunia.

“Dolar AS terpantau menguat terhadap sebagian besar valuta utama dunia, termasuk terhadap mata uang euro, dolar Singapura dan rupiah,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa belum adanya kesepakatan mengenai “bailout” Yunani masih membayangi aset mata uang berisiko. Kesepakatan bailout Yunani tahap kedua akan berakhir pada tanggal 28 Februari 2015. Setelah tanggal itu, bila Yunani belum mendapatkan kesepakatan maka Yunani akan kesulitan untuk mendapatkan pembiayaan baru untuk menjalankan pemerintahan.

“Kreditur-kreditur Yunani khawatir bila tidak ada kesepakatan bailout, maka kemungkinan besar Yunani tidak bisa membayar utang-utangnya,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis (12/2) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.794 dibandingkan hari sebelumnya, Rabu (11/2) di posisi Rp12.700 per dolar AS.

ANTARA