JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Lagi, Maling Motor Beraksi di Sragen

Lagi, Maling Motor Beraksi di Sragen

408
BAGIKAN
Enam tersangka kasus pencurian motor diamankan di Polsek Laweyan, Jumat (09/01/2015). Polisi berhasil menyita sembilan barang bukti sepeda motor_Foto_Maksum N F
Enam tersangka kasus pencurian motor diamankan di Polsek Laweyan, Jumat (09/01/2015). Polisi berhasil menyita sembilan barang bukti sepeda motor_Foto_Maksum N F

SRAGEN– Teror kasus pencurian sepeda motor semakin menjadi-jadi di wilayah Sragen. Tidak hanya setiap hari terjadi, dalam 40 jam terakhir bahkan tiga sepeda motor milik warga di Tangen, Sidoharjo dan Sragen Kota kembali amblas digasak pelaku yang diduga memang bagian dari sindikat curanmor.
Ironisnya, sepeda motor yang disikat lagi-lagi diparkir di jalan persawahan dan diteras rumah maupun kios. Kejadian pertama menimpa Supardi (42) petani asal Dukuh Bokoran, RT 12, Desa Jekawal, Tangen. Sepeda motor Honda Beat AD 3089 QE miliknya amblas saat diparkir di teras rumahnya sekitar pukul 07.15 WIB Minggu (8/2/2015) kemarin.
Menurut penuturan korban, pagi kemarin ia barusaja pulang dari sawah mengendarai Honda Beat miliknya yang masih terlihat gress. Entah karena sudah merasa aman atau memang kelupaan, saat masuk ke dalam rumah korban membiarkan kunci motor masih tergantung di sepeda motor. Ia kemudian masuk ke rumah dan sarapan mie instan. Baru 10 menit selesai sarapan, ia menengok ke teras rumah, sepeda motornya sudah raib dari pandangan.
Nahasnya, surat STNK sepeda motor juga ikut terbawa lari karena sejak dibeli langsung ditaruh di dalam jok sepeda motor. Akibat kejadian itu, ia merugi hampir Rp 11 juta dan melapor ke Polsek Tangen. Malam harinya Sabtu (7/2) pukul 19.00 WIB, aksi pencurian sepeda motor juga menimpa juragan stiker, Andi Kristanto (24) di lokasi parkir depan kiosnya “Mira” di Dukuh Sragen Manggis RT 11/4, Sragen Wetan.
Sepeda motor milik Suzuki Satria FU 150 AD 2439 ARE milik warga Kedungupit, RT 9/3, Sragen itu hilang hanya sesaat ditinggal membuka pintu serta membersihkan kios tersebut. Akibat kejadian itu, korban merugi  sekitar Rp 17 juta dan langsung melapor ke Mapolres Sragen.
Sebelumnya sekitar pukul 14.30 WIB, aksi pencurian kendaraan bermotor juga terjadi di jalan dekat persawahan wilayah Desa Jambangan, Jetak, Sidoharjo. Korbannya adalah petani Wiro Sukarno Sugimin (62) warga Dukuh Jetak RT 8, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo.
Penuturan korban saat melapor ke Polsek Sidoharjo, siang itu ia ke sawah dengan mengendarai sepeda motornya Honda Grand AD 3382 RE miliknya. Sesampai di lokasi, ia memarkir motornya di jalan dekat persawahan berjarak sekitar 150 meter dari sawahnya. Selang 25 menit kemudian, saat ia akan pulang mendapati sepeda motor sudah hilang dari lokasi semula. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.
Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya saat ini petugas masih terus mengintensifkan penyelidikan dengan menggali data-data serta keterangan dari saksi maupun korban untuk melacak pelaku.
Pihaknya kembali mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan terhadap kendaraan bermotornya jika diparkir di areal terbuka maupun di teras rumah. Selain memastikan dikunci setang, diupayakan agar tidak diparkir di lokasi yang jauh dari pantauan dan sebisa mungkin ditambahi kunci rahasia atau kunci ganda.

Wardoyo