JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Lagi, Satu Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan

Lagi, Satu Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan

310
BAGIKAN
Dua kapal ikan ilegal berbendera Papua Nugini meledak dan mengeluarkan api ketika ditenggelamkan personel Lantamal IX Ambon di Perairan Teluk Ambon, Maluku, Minggu (21/12). Kedua kapal tersebut yaitu KM Century 4 (200 GT) dan KM Century 7 (250 GT) ditangkap saat mencuri ikan di Laut Arafura dengan 45 ABK warga Thailand dan 17 ABK warga Kamboja. ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan
Ilustrasi | ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan

BATAM – Kapal SUDHITA 28 asal Thailand yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia akhirnya ditenggelamkan. Proses penenggelaman kapal dipimpin langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Penenggelaman dilakukan pada pukul 09.20 WIB. Prosesnya dilakukan dengan menggunakan dinamit dan ditembak. “Laksanakan penenggelaman! Saya ulangi, laksanakan penenggelaman!” perintah Susi kepada KP HIU 04 dan KRI HALASAN 633 di Selat Dempo, Batam, Kepulauan Riau, Senin (9/02/2015).

Begitu perintah Susi diterima, dinamit pertama yang dipasang di bawah lambung kapal meledak. Setelah meledak, asap hitam dari dalam kapal membumbung tinggi. “Duarr,” bunyi suara ledakan KM SUDHITA 28 terdengar begitu keras.

Usai dinamit meledak, secara bergantian KP HIU 04 dan KRI HALASAN 633 menembak ke lambung kapal. Kapal secara bertahap mulai oleng ke kiri. Ternyata memang tidak mudah menenggelamkan kapal. Butuh waktu hingga 10 menit sampai air memenuhi seisi kapal. Susi yang memimpin langsung proses penenggelaman kapal terlihat bersemangat. Ini adalah pengalaman pertama ia melihat kapal terbakar dan tenggelam secara langsung.

“Ini the first time,” katanya.

Susi menyatakan meski KM SUDHITA hanya berbobot 80 GT, tetapi termasuk kapal besar. Kapal ini diduga telah melakukan delapan kali bongkar muat di tengah laut (transhipment) dan terus melaut selama  setahun. “Mereka satu tahun di sini dan tidak pernah kembali ke darat,” katanya.

Wiji Nurhayat | Detik