JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Lokasi Sementara Diresmikan, PKL Pasar Klewer Mulai Jualan Rabu

Lokasi Sementara Diresmikan, PKL Pasar Klewer Mulai Jualan Rabu

311
BAGIKAN
Pemerintah Kota Surakarta bersama pedagang Pasar Klewer menggelar doa bersama pada pembukaan Pasar Sementara di Halaman Benteng Vastenburg, Senin (02/02/2015) pagi_Foto_Maksum N F
Pemerintah Kota Surakarta bersama pedagang Pasar Klewer menggelar doa bersama pada pembukaan Pasar Sementara di Halaman Benteng Vastenburg, Senin (02/02/2015) pagi_Foto_Maksum N F

SOLO – Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Klewer akan mulai berjualan di lokasi sementara di Halaman Benteng Vastenburg, Rabu (4/2) nanti kendati (2/2) sudah diresmikan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, Senin (2/2). Pasalnya akan pendataan ulang lagi dengan meregistrasi pedagang, sehingga tahu jika itu benar-benar PKL Pasar Klewer dan akan dilakukan penzoningan.

Koordinator Paguyupan Pedagang Pelataran Pasar Klewer (P4K), Fatimah mengatakan akan mulai berjualan Rabu (4/2) nanti. Karena hari ini dan besok, Selasa (3/2) akan registrasi pedagang dan penzoningan pedagang.

“Rabu (4/2) baru mulai jualan. Nanti akan registrasi pedagang dulu, total pedagang yang akan menempati disini itu ada 765 pedagang dengan bermacam jenis dagangan,” terangnya disela-sela peresmian lokasi sementara di Halaman Parkir Benteng Vastenburg, Senin (2/2/2015).

Jadi akan benar-benar tahu jika yang registrasi itu merupakan PKL Pasar Klewer tidak ada tambahan lagi. Nanti juga ada penzoningan pedagang atau dipetakan biar tidak menyatu, seperti pedagang pakaian disatukan dengan yang sejenisnya tidak malah disatukan pedagang makanan. Sehingga pengunjung akan mudah untuk menemukannnya saat berkunjung tidak bingung mencarinya.

“Ada 10 zoning nanti, seperti makanan, kuliner, souvenir atau pakaian. Ini juga akan terlihat rapi dan memudahkan pengunjung,” imbuhnya.

Untuk bukanya tetap sama seperti di Pasar Klewer mulai Pukul 08.00 WIB sampai Pukul 16.00 WIB, apalagi disini tidak ada listriknya. Sedangkan untuk tendanya dari swadaya pedagang bukan dari Pemkot, yang mana pedagang ditarik Rp 150 ribua dan dibayar dua kali  denga besaran Rp 75.000. “Sistem jualannya sama seperti di Pasar Klewer. Nanti juga ada iuran pedagang untuk perawatan selama tiga bulan menempati disini, untuk retribusi tidak ditarik,” sambungnya.

Salah satu pedagang, Mustopo mengaku senang juga punya tempat untuk bisa berjualan lagi. Karena selama ini jarang berjualan gara-gara tidak punya tempat, mau jualan dipinggir jalan kawasan Alun-alun Utara (Alut) dilarang. “Senang bisa jualan lagi ditempat baru walaupun sementara. Optimis bisa laku karena lokasinya di lahan parkir Bentang Vastenburg dekat dengan PGS dan BTC,” ujar dia.

Sementara itu Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Surakarta, Subagiyo menyatakan mereka akan berjualan disini selama tiga bulan terhitung mulai 2 Februari  ini. Untuk penataannya itu diserahkans ke pedagang yang tahu kondisinya dilapangan.

“Ini dibangun untuk tiga bulan, berharap mereka bisa menjaga kebersihan selama tinggal disini. Mereka hanya sementara karena jika pasar darurat di Alut selesai makan pindah kesana, untuk retribusi mereka bisa jualan dulu nanti biar walikota yang menyampaikannya,” pungkasnya dia.

Ari Welianto