JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Maling Jarah Rumah Pengusaha, Rp 30 Juta Amblas

Maling Jarah Rumah Pengusaha, Rp 30 Juta Amblas

630
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN– Rumah seorang pengusaha Sutrisno (48) asal Dukuh Ndari RT 12, Desa Ndari, Kecamatan Plupuh, disatroni pencuri Senin (16/2/2015) siang sekira pukul 10.00 WIB. Pencuri yang nekat beraksi di siang bolong itu menggasak uang tunai berikut perhiasan dan burung kicau di rumah korban dengan total nilai mencapai Rp 30 juta.
Aksi pencurian itu terjadi ketika rumah dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya. Diduga kuat, pencuri masuk dengan cara mencongkel jendela dan kemudian menguras harta, uang dan perhiasan di dalam kamar korban serta keluar melalui pintu.
Informasi yang dihimpun di lapangan, sekitar pukul 10.00 WIB, korban berangkat ke Sragen untuk sebuah kepentingan. Saat itu, rumah dalam kondisi kosong dan tidak ada penjaganya. Sekira dua jam kemudian, sekitar pukul 12.00 WIB, korban berniat pulang.
Namun, sesampai di rumah ia kaget mendapati pintu rumah sudah dalam keadaan tidak terkunci. Ia makin panik setelah masuk ke dalam ruangan depan sudah dalam kondisi berantakan. Mendapati hal itu, ia langsung mengecek ke dalam kamarnya yang ternyata juga semuanya sudah acak-acakan.
Dari hasil pengecekan, barang yang hilang diantaranya uang tunai Rp 7,5 juta yang disimpan di dalam lemarinya sudah raib. Kemudian gelang krincing 18 gram dan gelang emas seberat 3 gram milik istrinya yang ada di dalam lemari juga sudah amblas. Tidak hanya itu,d dua ekor burung kicau berharga mahal milik korban masing-masing murai batu dan pleci juga raib tinggal kandangnya.
Atas kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Plupuh. Dari kejadian itu, kerugian yang diderita korban ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasubag Humas AKP SAptiwi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya sesaat setelah mendapat laporan, tim langsung diterjunkan untuk melakukan olah TKP. Hasilnya, berdasarkan data di lapangan, pencuri diduga masuk dengan cara mencongkel jendela sebalah kanan rumah selanjutnya masuk ke dalam kamar dan mengambil barang-barang berharga milik korban.
“Saat ini kami masih mengintensifkan pendalaman dan pengumpulan keterangan dari saksi maupun korban untuk mengungkap pelakunya,” jelasnya.

Wardoyo