JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Maret Panen Raya, BI Prediksi Harga Beras Segera Turun

Maret Panen Raya, BI Prediksi Harga Beras Segera Turun

453
BAGIKAN
HARGA BERAS NAIK-Seorang pedagang beras tengah menunggu pelanggannya di Pasar Legi, Solo, Kamis (18/7). Jelang Hari raya idul fitri Harga sembako mulai merangkak naik, termasuk beras yang naik Rp. 200,- per kilogram untuk semua jenis beras. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
Ilustrasi | dok.Joglosemar

SOLO – Bank Indonesia memprediksi harga beras akan berangsur turun pada Maret mendatang. Pasalnya akhir Februari hingga Maret sejumlah wilayah di eks Karesidenan Surakarta sudah memasuki masa panen raya.

Seperti yang diketahui sebelumnya, harga semua jenis beras di Kota Solo merangkak naik semenjak dua pekan y lalu. Untuk harga beras terendah Rp9.000 per kg dan tertinggi Rp12.500 per kg. Kenaikan harga beras dilatarbelakangi karena gabah petani dari Surakarta dipasok untuk wilayah Jawa Barat lantaran wilayah itu banyak terjadi gagal panen pascabanjir.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo, Ismet Inono, sektor pertanian pada triwulan pertama tahun 2015 diperkirakan tumbuh stabil. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan triwulan keempat tahun 2014.

“Harga beras kami prediksikan berangsur turun pada Maret besok. Karena berdasarkan informasi, bulan Maret 2015 akan ada panen besar,” ungkapnya saat rilis Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Eks Karesidenan Surakarta, di Kantor Perwakilan BI Solo, Jumat (27/2/2015).

“Kenaikan harga beras ini kami prediksikan tidak mempengaruhi perkiraaan inflasi. Februari ini kami prediksikan masih terjadi deflasi. Lantaran disebabkan oleh penurunan harga cabai dan bensin, termasuk penurunan tarif angkutan dan TTL bulan Februari 2015,”terangnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang beras di Pasar Legi, Ali Wiyono kepada Joglosemar mengungkapkan, harga beras sudah turun tipis. Penurunan harga tersebut dimulai semenjak Rabu (25/2/2015).

“Saya mendapat info dari distributor kalau harga beras sudah turun sedikit sebesar Rp200 per kg. Tapi, hanya berlaku di jenis beras yang kualitas biasa, sedangkan untuk kualitas yang bagus harga masih sama. Misalnya untuk jenis beras mentik harga sekarang masih Rp12.500 per kg,” jelasnya.

Paramita Sari Indah