JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Masalah Bertumpukan, Alasan Jokowi Lambat Selesaikan Konflik KPK-Polri

Masalah Bertumpukan, Alasan Jokowi Lambat Selesaikan Konflik KPK-Polri

243
BAGIKAN

Foto: Joglosemar/Kurniawan Arie
Foto: Joglosemar/Kurniawan Arie

JOGJA – Hingga saat ini belum ada penyelesaian masalah konflik Polri dan KPK dari Presiden Joko Widodo. Jokowi mengaku penyelesaiannya terhambat karena permasalahan di dalamnya bertumpukan.

“Masalah besar saat ini, masalah korupsi dan ramai KPK-Polri. Belum bisa kita selesaikan karena ini bertumpukan. Tidak hanya satu masalah,” ujar Jokowi.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam sambutannya saat penutupan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI di Jogja, Rabu (11/2/2015). “Tumpukan masalah politik, hukum, dan APBN baru jalan di dewan. Ini baru diurai satu per satu,” imbuhnya.

Jokowi mengaku dia tak suka melakukan rapat berkali-kali untuk menyelesaikan masalah. Misalnya saat memutuskan pengalihan subsidi BBM, Jokowi bercerita hanya ada dua rapat saat itu. “Berpuluh tahun subsidi BBM salah sasaran. 82 persen dinikmati orang kaya. Masyarakat sudah terbuka, diberi pengertian, tidak ada demo. Dulu demo BBM bisa sebulan. Artinya ini sudah diterima,”‎ tutur mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi ke Jogja didampingi Mensesneg Pratikno. Rombongan berada di lokasi selama lebih dari dua jam. Usai menutup kongres, Jokowi kembali ke Jakarta.

Sukma Indah Permana | Detik