JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Mencangkul di Ladang, Warga Karanggede Temukan Dua Granat

Mencangkul di Ladang, Warga Karanggede Temukan Dua Granat

522
BAGIKAN
PENEMUAN GRANAT - Petugas kepolisian melakukan  identifikasi sebuah granat yang diamankan di Mapolsek Pasar Kliwon, Solo, Jumat (25/10). Granat tersebut ditemukan pekerja bangunan yang membangun proyek Pasar Pasar Kliwon. Joglosemar/Abdullah Azzam
Ilustrasi: dok.Joglosemar

BOYOLALI – Warga Dukuh Ledok, Desa Klari, Kecamatan Karanggede gempar menyusul ditemukannya dua buah granat di desa mereka.

Dua buah granat tersebut ditemukan Sirun (55), warga setempat saat mencangkul di ladangnya. Dua granat tersebut akhirnya dilaporkan dan diamankan pihak berwajib, Sabtu (14/2/2015). Padahal, penemuan granat tersebut sebenarnya sudah dua bulanan lalu.

Menurut Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kapolsek Karanggede AKP Suwanto mengatakan, granat nanas yang diduga peninggalan zaman penjajahan Belanda atau Jepang tersebut, ditemukan saat Sirun mencangkul di ladangnya. Tiba-tiba saja cangkulnya mengenai benda keras yang ternyata besi dalam kondisi berkarat. Besi tersebut kemudian disingkirkan ke pinggir ladang.

Benda yang semula dikira besi kemudian terungkap kalau itu bom, setelah Sabtu kemarin, anak Sirun yang bernama Solikhin pergi ke ladang tersebut. Menurut Kapolsek, Solikhin diberitahu bapaknya tentang penemuan dua benda tersebut. Saat diperiksa, alangkah kagetnya dia ternyata dua besi tersebut adalah granat.

“Granat tersebut kemudian diserahkan ke Koramil Karanggede dan selanjutnya dilaporkan ke kami,” ungkap Kapolsek.

Kemudian, untuk penanganan kedua bahan peledak yang diduga masih aktif tersebut, Kapolsek segera menghubungi penjinak bom (Jibom) Brimob Gunung Kendil, Mojosongo, Boyolali. Untuk langkah pengamanan, granat tersebut kemudian dilakban bagian pematiknya.

Ario Bhawono